LASAK.iD – Urban legend jika dirangkum dari berbagai sumber bisa diartikan sebagai pelajaran hidup, ketakutan kolektif masyarakat terhadap sesuatu yang asing, atau peringatan yang dibungkus sebagai kisah dari mulut ke mulut. Kenyataannya, hampir di setiap belahan dunia, urban legend selalu identik dengan entitas berupa hantu, iblis, atau makhluk sejenisnya.
Topik menarik yang kemudian menjadi ide cerita untuk banyak pembuat film dunia mengangkatnya ke medium audio visual, seperti film. Entah melakukannya dengan sebenarnya dengan tidak mengubah secara signifikan atau memolesnya untuk menjadi sebuah fiksi dengan tujuan hiburan.
Ini yang tergambarkan dalam film berjudul Passenger karya penulis Zachary Donohue dan T.W. Burgess. Keduanya di banyak kesempatan menegaskan bahwa cerita yang ditulis bukan sebuah kisah atau urban legend melainkan sebuah narasi baru yang sepertinya terinspirasi dengan banyaknya kejadian orang hilang.
Baca juga: Review: Regretting You, Sebuah Drama Tentang Duka, Cinta dan Penyesalan yang Menyatukan Kembali
Itulah alasan di awal film ada sebuah narasi yang bertuliskan “130 juta orang yang melakukan road trip setiap tahunnya, 15.400 di antaranya tidak pernah ditemukan kembali“. Hal ini dengan sengaja dilakukan untuk membentuk rasa mencekam sekaligus membentuk rasa percaya dari penikmat film.
Keberhasilan untuk membentuk mindset di penikmat film karena latar tempat yang selalu memperlihatkan jalan panjang yang membelah hutan. Latar waktunya pun hampir keseluruhan mengambil waktu malam yang semakin menambah sisi mencekam dan sugesti di penikmat film.
Ditambah dengan sinematografi melalui permainan cahaya untuk membentuk siluet dari sebuah objek, yang diperkuat dengan beberapa sentuhan visual effect melalui proses komputerisasi maupun special effect melalui makeup. André Øvredal sebagai sutradara menyempurnakan dengan caranya dalam membangun ambience ketegangan.
André Øvredal memainkan mood penonton dalam hal ketakutan dengan pendekatan efek kejut (jump scare), ancaman fisik, membangun ketakutan psikologis, kegelisahan, dan teror yang lambat (slow-burn). Gaya khas dari sutradara yang tumbuh di industri film hollywood maupun eropa.
Jika berbicara tentang tema dan konsep cerita filmnya, yang dilakukan Zachary Donohue dan T.W. Burgess cukup klise. Sebuah urban legend tentang entitas berupa iblis yang mendiami sebuah jalan sejak berabad-abad lalu. Entitas yang banyak disebutkan oleh para road trip sebagai the Passenger.
Di mana, setiap pengendara yang berhenti dan membuka pintu di jalan yang menjadi tempat dari keberadaan the Passenger menjadi sebuah tanda untuknya menghantui setiap jengkal kehidupan dari setiap orang di dalam mobil. Pada akhirnya membuat setiap orang seperti mengalami delusi dan tewas dengan cara yang tragis.
Untuk menjaganya tetap masuk akal atau sejalan dengan tema termasuk kaitannya dengan penjabaran narasi di awal, yaitu “130 juta orang yang melakukan road trip setiap tahunnya, 15.400 di antaranya tidak pernah ditemukan kembali“. Konsep cerita filmnya mengangkat tentang vanlife atau orang-orang yang menghabiskan kehidupannya dalam mobil van layaknya rumah.
Diketahui para vanlife dikenal dengan gaya hidupnya yang nomaden atau sering berpindah-pindah tempat tinggal. Kehidupan yang memang dihabiskan di jalan sehingga tema dan konsepnya dibuat sejalan. Di sisi lain, cerita yang mengangkat sebuah urban legend akan selalu dekat dan terhubung dengan masa lalu yang berhubungan dengan keagamaan.
Film Passenger sendiri menggambarkan sosok entitas yang disebut dengan the Passenger merupakan sosok di masa lalu yang sempat menipu seorang suci bernama St. Christopher atau Santo Kristoforus. Seseorang yang dikenal sebagai penginjil dan martir dalam denominasi kekristenan.
Terkait dengan St. Christopher atau Santo Kristoforus di awal film sebenarnya sudah menjadi petunjuk. Digambarkan melalui adegan karakter Tyler melanjutkan kebiasaan keluarga untuk selalu menggantung medali St. Christopher atau Santo Kristoforus yang dipercaya akan melindungi selama perjalanan.
Dengan kata lain, Passenger cukup berhasil dalam menampilkan sisi ketegangan melalui unsur jump scare filmnya. Hal-hal yang dibangun sutradara dari sinematografi hingga unsur pendukung lainnya seperti visual effect dan special effect. Hanya saja, yang membuat filmnya menjadi biasa karena tema yang diangkat cukup klise sehingga terasa tidak ada pembaharuan yang membuatnya lebih istimewa.
Meski begitu, bukan berarti filmnya tidak bisa dinikmati atau menjadi membosankan sebagai hiburan. Passenger tetap memberikan adrenaline tersendiri untuk penontonnya yang memang suka dengan film bergenre horor maupun sub-genre yang mengikutinya seperti supranatural.
Production company: 18Hz Productions, Coin Operated
Distributor: Paramount Pictures
Cast: Jacob Scipio (Tyler), Lou Llobell (Maddie), Melissa Leo (Diana Marsh), Joseph Lopez (the Passenger), Miles Fowler (Lucas), Alan Trong (Daniel), etc
Director: André Øvredal
Screenplay: Zachary Donohue, T.W. Burgess
Producers: Walter Hamada, Gary Dauberman
Duration: 1 hours 34 minutes







https://shorturl.fm/nUEvA
https://shorturl.fm/ilRhV