MusicCelebsEntertainment

Dimas Supartono Tengah Siapkan Single Terbaru Sambil Merambah Bisnis Properti

17
×

Dimas Supartono Tengah Siapkan Single Terbaru Sambil Merambah Bisnis Properti

Share this article

LASAK.iD – Sosok Dimas Supartono selama ini dikenal sebagai seorang produser di industri musik sekaligus putra almarhum musisi Tono Supartono. Kini, Dimas mulai memperluas kiprahnya dengan merambah bisnis properti melalui pengembangan rumah tinggal. Di antaranya, perumahan yang berada di kawasan Depok, Jawa Barat.

Keputusannya untuk terjun ke dunia bisnis terutama properti berawal dari peluang yang dilihatnya di kawasan Depok. Termasuk pembebasan lahan yang telah dilakukan beberapa tahun lalu.

“Karena adanya kesempatan dan peluang yang baik di daerah Depok yang sedang saya kembangkan. Mengingat pembebasan tanah di beberapa tahun yang lalu dengan harga yang cukup baik,” ujar Dimas.

Perumahan Nuansa Indah Village menjadi kawasan yang kini tengah dikembangkan Dimas Supartono di bawah perusahaan miliknya PT Karya Perkasa Indonesia. Ini merupakan lahan yang ditawarkan kepadanya dari pengembang sebelumnya. Kawasan hunian yang mengusung konsep perumahan asri yang menyasar konsumen kelas menengah, yang menawarkan fasilitas kolam renang dan danau indah.

Segmen yang memiliki potensi permintaan yang cukup besar di kawasan Sawangan dan sekitarnya. Di sisi pengembangan fokus utamanya pada Cluster Cinnamon yang terdiri dari sekitar 200 unit rumah di atas lahan seluas 3,5 hektare. Dimas bersyukur proses pengembangan dapat berjalan sesuai target yang telah direncanakan.

“Alhamdulillah, bisa mencapai target sesuai yang kita rencanakan. Target ke depannya mengembangkan cluster-cluster setelah ini, dan juga beberapa fasilitas umum yang masih dalam pengembangan,” tuturnya.

Dimas Supartono yang semakin serius menggeluti bisnis properti ternyata menemui tantangan cukup berat ketika harus beradaptasi di bidang baru. Hal ini berkaitan erat pada waktu dan kesiapan modal. Ia yang juga seorang produser musik mengakui proses produksi musik relatif dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Sedangkan, pembangunan rumah membutuhkan perencanaan, waktu pengerjaan, serta dukungan modal yang lebih besar.

“Ketika membuat musik bisa diselesaikan dalam kurun waktu satu bulan. Lain halnya dalam membuat rumah, perlu waktu yang lebih lama dan kesiapan modal yang cukup,” jelasnya.

Musik Tetap Menjadi Passion

Dimas Supartono yang tengah disibukkan dengan profesi barunya sebagai pebisnis ternyata tidak kehilangan jati dirinya sebagai pelaku industri musik. Pada 2024 lalu, Dimas merilis lagu berjudul Jujur Saja yang dinyanyikan Ira Batti. Kini, ia kembali memberikan sinyal akan mempersiapkan karya terbaru untuk meramaikan industri musik Indonesia yang rencananya akan dirilis dalam waktu dekat.

“Tentu siap. Ditunggu ya, single-single berikutnya dalam waktu dekat ini akan rilis lagu berikutnya,” katanya.

Karya yang diciptakan di sebuah studio yang dibangunnya sejak lama. Studio yang menunjukkan sisi dirinya yang seorang musisi dengan terus mengikuti dinamika industri musik sebagai bekal untuk melahirkan karya-karya baru.

“Kalau properti ada beberapa peluang dan keuntungan yang bisa diraih, sedangkan musik adalah passion,” ungkap Dimas.

Jiwa musik dari Dimas Supartono tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat dekat dengan musik, terutama dari mendiang Sang Ayah (Tono Supartono). Lingkungan yang kemudian membentuk Dimas Supartono yang peka terhadap berbagai musik, baik karya musisi Indonesia maupun mancanegara.

Kini, Dimas Supartono menjalani kehidupan sebagai pebisnis dan musisi yang saling berdampingan. Ia membuktikan bahwa perjalanan karier tidak harus terpaku pada satu bidang. Baginya, properti menjadi peluang untuk mengembangkan bisnis, sementara musik tetap menjadi ruang untuk menyalurkan kecintaan dan kreativitasnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x