FilmCinema

Sofia, Film Psychological Horror Dengan Cerita Yang Berkembang Dari Karakter

18
×

Sofia, Film Psychological Horror Dengan Cerita Yang Berkembang Dari Karakter

Share this article

Sofia angkat isu kemanusiaan melalui fenomena kekerasan yang terjadi di masyarakat sebagai tema dari cerita filmnya.

LASAK.iD – Rumah produksi Lasisi Pictures atau sering dikenal dengan Lasisi Indonesia kembali dengan produksi terbarunya untuk film layar lebar berjudul Sofia. Film yang ditulis Benjamin Bernard Chenier dan disutradarai Adis Kayl Yurahmah menawarkan vibes juga ambience berbeda dalam hal genre. Horor menjadi genre utama dengan pendekatan pada sisi psikologi.

Benjamin sebagai penulis menjadikan kemanusiaan melalui fenomena kekerasan yang terjadi di masyarakat sebagai tema besar cerita. Pendekatannya pun dipersempit pada lingkup keluarga yang merupakan unit sosial terkecil dalam masyarakat.

Film Sofia ini berbicara tentang bagaimana kekerasan itu akan dianggap normal kalau berlangsung terlalu lama. Jadi aku berharap tuh bisa mengajak semua di sini, penonton, melihat bahwa sebuah keluarga, sebuah lingkungan, sebuah sistem itu bisa membentuk seseorang dengan dampak luka dan traumanya, yang pasti inti dari semua ini adalah ini film tentang kemanusiaan, gitu“, ungkap Adis Kayl Yurahmah, sutradara film Sofia.

Untuk Sofia yang menjadi judul filmnya ternyata mengambil salah satu nama karakter yang merupakan sentral cerita yang digambarkan sebagai sosok anak-anak. Ini dipertegas oleh Anantya Kirana yang menjadi pemeran karakter Sofia.

Jadi karakter aku ini bukan lagi cukup tapi menantang banget buat aku sebagai anak yang usianya di bawah aku. Terus dia punya keterbelakangan sosial, punya luka dihatinya karena disiksa. Terus secara fisik pun aku berbeda banget. Tantangan banget buat aku perankan karakter Sofia ini“, jelas Anantya Kirana.

Sebagai karakter, Sofia merupakan karakter yang berkembang sejak awal dengan nilai-nilai yang bisa menjadi pembelajaran untuk setiap penikmat film.

Bisa dilihat juga, karena titelnya adalah Sofia. Sofia itu karakter yang buat aku dan bukan film yang mencoba bersuara atau bukan hanya sekedar tentang misteri, tapi lebih kayak based on character driven. Di mana, karakter ini sangat-sangat bisa diambil pelajarannya buat kita semua di kehidupan nyata“, tambah Adis Kayl Yurahmah.

Cerita dari film Sofia yang dibangun melalui karakter ternyata melalui proses casting yang panjang. Untuk menentukan aktor dan aktris yang cocok dan bisa memerankan setiap karakter. Jajaran pemain yang bersiap memulai syuting menjadi pilihan terbaik, meski hampir setiap pemain mengungkapkan cerita filmnya sangat menguras fisik dan mental.

Ya, sekali lagi aku ulangin, karena film ini based on character-driven di mana cerita bergerak melalui karakter, jadinya
perjalanan casting-nya cukup panjang. Dan surprisingly sih menemukan jajaran cast di sini, teman-teman di sini yang seiring berjalannya waktu proses reading, ternyata kita punya pandangan yang sama, punya visi misi yang sama“, jelasnya.

Selain bintang muda Anantya Kirana yang memerankan karakter Sofia, film yang mengusung genre psychological horror satu ini turut dibintangi deretan nama besar di industri film tanah air, sebut saja Wulan Guritno, Nugie, Kiki Narendra, Leony V. H., Carissa Perusset, serat bintang muda lainnya, Habil Nugraha dan Ayu Diandra.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x