LASAK.iD – Industri hiburan negeri ginseng pada ranah produksi drama televisi, web series hingga film tak dipungkiri cukup kuat pada genre drama romance. Tak hanya yang menyasar pada pasar orang dewasa tetapi juga para remaja. Untuk pasar remaja ada kebiasaan yang tak mungkin dilewatkan penulis dalam membangun cerita, yaitu lingkungan sekolah menengah sebagai latar cerita.
Suguhan yang hampir selalu berhasil memikat hati para penikmatnya, meski tidak mutlak 100 persen. Hal ini tak lepas dari kombinasi yang diberikan penulis dalam cerita yang tak sebatas pada sajian keromantisan. Bumbu-bumbu seperti komedi yang ditambahkan menjadi kekuatan tersendiri dalam setiap produksi. Pada akhirnya sajian cerita tak hanya memberikan satu warna saja.
Sisi lain yang juga menjadi keunggulan dari produksi teenage romance drama negeri ginseng yang berani menggandeng wajah-wajah baru sebagai pemain. Sering dijumpai pada setiap produksi dengan mengkombinasikan pemain yang sudah dikenal dengan pendatang baru. Kombinasi yang juga cukup berhasil memikat penikmatnya dan menciptakan idola baru.
Baca juga: Review: Project Y, Kisah Para Kaum Urban Korea Selatan Dari Sudut Pandang Wanita Malam
Ini yang tersaji pada film terbaru negeri ginseng berjudul We, Everyday. Film dari sutradara Kim Min-jae dan penulis Gae Da-rae membawa romatisme sekolah menengah yang dibawakan karakter Han Yeo-wool (Kim Sae-ron) dan Oh Ho-soo (Lee Chae-min). Keduanya merupakan sahabat karib sejak masih anak-anak.
Persahabatan antara keduanya sebagai laki-laki dan perempuan ternyata tak bisa saling menahan perasaan untuk saling suka. Oh Ho-soo menjadi yang pertama menyadari perasaan tersebut. Bahkan ia sempat mengungkapkan perasaannya di momen kelulusan keduanya dari sekolah menengah pertama.
Han Yeo-wool dengan tegas menolak perasaan Oh Ho-soo karena perasaannya masih berada di zona pertemanan. Tak ayal, keduanya justru berada di momen canggung. Oh Ho-soo ternyata tidak menyesal dan sakit hati, justru ia meminta sahabatnya untuk menjaga perasaannya tersebut sampai waktunya tiba.
Keduanya mengira tidak akan bertemu setelah kejadian tak terduga setelah kelulusan. Namun, takdir berkata sebaliknya yang justru mempertemukan kembali keduanya di SMA. Keduanya bahkan berada dalam kelas yang sama dan duduk saling berdekatan. Oh Ho-soo sebenarnya cukup bahagia berada di sekolah yang sama dengan Han Yeo-wool.
Di sisi lain, Oh Ho-soo juga memiliki kecemburuan yang besar ketika mengetahui bahwa crush sahabatnya berada di sekolah yang sama. Ini juga yang menjadi salah satu alasan Han Yeo-wool memilih melanjutkan sekolah di SMA tersebut. Sejak pengakuan cinta dari Oh Ho-soo hubungan keduanya berada di titik yang membingungkan.
Ditambah dengan keberadaan, Joon-yeon (Choi Yu-Ju) yang menjadi bagian dari persahabatan mereka justru secara perlahan memiliki perasaan kepada Oh Ho-soo. Keadaan semakin rumit karena cinta terjalin di dalam persahabatan mereka. Cinta segitiga yang sempat membuat hubungan satu sama lain merenggang.
Pada akhirnya dalam lingkaran cinta segitiga akan selalu ada perasaan yang harus dikorbankan. Joon-yeon yang akhirnya mengalah dan merelakan perasaannya kepada Oh Ho-soo. Meski begitu, hubungan ketiganya tetap terjalin baik atas nama sebuah persahabatan. Han Yeo-wool yang menyadari perasaannya kepada Oh Ho-soo, membuka hati dan menerima pernyataan cinta dari sahabat kecilnya tersebut.
Film We, Everyday secara cerita menyajikan representatif dari gambaran asli kehidupan asmara di kalangan remaja. Tentang cinta bertepuk sebelah tangan, cinta segitiga, cinta yang tumbuh dari persahabatan, dan cinta yang malu-malu kucing. Penonton dewasa yang sudah melewati masa sekolah cukup dibuat senyum-senyum tipis sekaligus gregetan karena cukup relatable.
Penulis Gae Da-rae yang mengadaptasi cerita film We, Everyday dari sebuah webtoon berjudul Woorineun Maeilmaeil (Everyday We Are) memiliki beban untuk menjaga ruh asli dari ceritanya. Untuk itu, We, Everyday dibuat se-natural mungkin dengan adaptasinya sekaligus mencoba se-realistis mungkin dengan kehidupan nyata untuk bisa ditangkap secara baik penikmat film.
Tujuan penulis dan sutradara memang baik, namun yang tertangkap di penikmat film justru filmnya kehilangan ruh yang menjadi kekuatan dari cerita. Penikmat film sekedar menangkap secara keseluruhan cerita filmnya bagai kolase konstan dengan gambar yang tidak terlihat intens.
Hanya ada sebagian kecil adegan yang membuat rasa ketertarikan, karena sebagian besarnya rasa hambar yang justru tertangkap lebih kuat di penikmat film. Ditambah kurang gregetnya para pemain dalam menyampaikan karakter yang dimainkan. Misalnya, pada karakter Oh Ho-soo, salah satu karakteristiknya digambarkan sebagai cowok cool tetapi tidak sepenuhnya berhasil.
Lee Chae-min sebagai aktor pemeran tidak melakukannya secara natural dan maksimal. Menilik dari sang aktor yang menjalani debut di dunia seni peran mungkin menjadi masuk akal. Film We, Everyday diketahui merupakan film yang produksinya dilakukan pada 2021 silam yang menjadi tahun debut Lee Chae-min di dunia seni peran.
Suatu kewajaran tetapi di sisi lain pun juga sangat disayangkan akting yang diberikan aktor Lee Chae-min belum sepenuhnya matang dan dewasa. Kontras dengan aktingnya di drama Bon Appétit, Your Majesty yang memukau dan mendapatkan pujian besar dari penonton. Ini karena jarak antara kedua produksi yang jauh dan sang aktor mengalami pendewasaan dalam berakting.
Hal ini pun cukup kontras dengan lawan mainnya. Diketahui, mendiang Kim Sae-ron sudah terjun dan aktif di dunia hiburan korea selatan sejak usia dini yang dimulainya pada 2001 lalu. Meski untuk dunia seni peran baru dicicipinya di 2009 melalui film layar lebar berjudul A Brand New Life dan mulai dipercaya sebagai lead roles sejak 2015.
Pengalaman yang membentuk memori kolektif dalam dirinya yang membuat akting sang aktris lebih mumpuni dan lebih natural dalam hal mimik dan gesture. Perbedaan yang cukup terlihat di antara keduanya di film We, Everyday. Di sisi lain, film berjudul We, Everyday sekaligus menjadi tribute untuk sang aktris yang meninggal pada 2024 lalu.
Production company: The Big Picture, Choice Well, Hanteo Global, JNC Media Group, Tov Pictures
Distributor: J&C Media Froup
Cast: Kim Sae-ron (Han Yeo-wool), Lee Chae-min (Oh Ho-soo), Choi Yu-ju (Joon-yeon), Ryu Eui-hyun (Kwon Ho-Jae), etc
Director: Kim Min-jae
Screenplay: Gae Da-rae
Producers: Kim Nook
Duration: 1 hours 39 minutes






