ReviewCinemaFilm

Review: Film David (2026), Menakar Kedalaman Pesan Teologis dalam Film David

2148
×

Review: Film David (2026), Menakar Kedalaman Pesan Teologis dalam Film David

Share this article

Film animasi "David" (2025/2026) adalah adaptasi kisah Alkitab tentang Raja Daud yang diproduksi oleh Angel Studios dengan format animasi musikal ini mengikuti perjalanan David dari gembala muda hingga melawan Goliath.

LASAK.iD – Ide cerita untuk memproduksi sebuah karya seperti film layar lebar memang bisa bersumber dari mana saja. Bahkan topiknya bisa berasal dari sisi religi manusia yang merujuk pada isi dari Kitab Suci, mulai dari Al-Qur’an, Alkitab, Weda, Tripitaka, hingga Sishu Wujing.

Wilayah barat yang meliputi amerika dan eropa mungkin lebih kental pada kisah yang tertulis pada Alkitab yang memang mayoritas pemeluk kristen dan katolik. Ada yang membuatnya dalam format dokumenter, live-action, hingga animasi. Seperti yang dilakukan rumah produksi Angel, 2521 Entertainment, Slingshot Productions, dan Sunrise Productions untuk film animasi berjudul David.

David pada dasarnya mengambil referensi akan kisah yang ada dalam Alkitab tentang kisah seorang raja bernama Raja Daud. Selain hadir dalam format animasi, penulis sekaligus sutradara Brent Dawes dan Phil Cunningham mengusung tema musikal untuk film David, yang mengikuti perjalanan David dari gembala muda hingga melawan Goliath.

Ekspektasi Visual vs. Realita Cerita

Meskipun secara visual menjanjikan sebuah petualangan yang inspiratif dan menggugah, film David (2026) pada akhirnya terasa mengecewakan saat dinikmati secara utuh. Sebagai sebuah adaptasi kisah Alkitab yang ditujukan bagi penonton anak-anak, film ini tampaknya terjebak dalam stigma bahwa film keluarga tidak memerlukan kedalaman cerita.

Hasilnya, pengalaman menonton yang seharusnya emosional justru terasa hambar dan gagal mencapai potensi maksimalnya jika dibandingkan dengan film animasi anak lainnya yang lebih kompleks.

Kelemahan Narasi dan Pengaturan Durasi

Salah satu hambatan utama dalam film ini adalah manajemen durasi dan penulisan naskah yang kurang matang. Dengan durasi 109 menit, alur cerita terasa sangat terburu-buru namun di saat yang sama terasa repetitif karena terus mengulang argumen yang sama.

Banyak waktu terbuang untuk elemen-elemen yang tidak esensial, sehingga pengembangan karakter dan dinamika cerita tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk tumbuh secara organik dan meyakinkan.

Elemen Musikal yang Kurang Berjiwa

Sebagai sebuah karya yang mengusung elemen musikal, aspek audio dalam film ini justru menjadi poin yang sangat lemah. Aransemen instrumen yang ditampilkan terasa datar dan tidak memberikan kontribusi atmosferik terhadap adegan-adegannya.

Lagu-lagu yang ada seolah hanya sekadar “tempelan” yang mengulang apa yang sudah dijelaskan dalam dialog, bukannya berfungsi sebagai penggerak plot. Secara musikal, komposisinya terasa monoton dan kurang memberikan makna mendalam bagi perjalanan cerita.

Stagnasi Karakter dan Dinamika Hubungan

Dari sisi karakterisasi, sosok David pun tampak stagnan tanpa perkembangan yang berarti di sepanjang film. Konflik batinnya, terutama mengenai hubungannya dengan Saul yang tidak mengetahui identitas aslinya, hanya digambarkan di permukaan saja.

Padahal, jika hubungan kompleks antara David dan Saul dieksplorasi lebih dalam, film ini bisa memberikan pelajaran yang jauh lebih berharga bagi anak-anak mengenai pengampunan dan kasih sayang terhadap sesama.

Potret Keimanan dan Pelajaran Teologis

Meski demikian, terdapat satu aspek yang patut diapresiasi, yaitu bagaimana cara film ini memotret nilai keimanan. Kepercayaan mutlak David kepada Tuhan saat menghadapi berbagai rintangan digambarkan dengan cukup menyentuh.

Namun, narasi ini akan jauh lebih bermakna bagi penonton Kristiani jika ada adegan yang menunjukkan bahwa tidak semua keinginan manusia dikabulkan Tuhan, guna memberikan pemahaman yang lebih realistis bahwa Tuhan memberikan apa yang terbaik bagi umat-Nya, bukan sekadar pengabul keinginan.

Keunggulan Animasi di Tengah Keterbatasan

Satu-satunya elemen yang secara konsisten menunjukkan kualitas tinggi adalah gaya animasi dan desain karakternya. Visual yang disuguhkan sangat indah dan mendetail, membuktikan bahwa tim produksi memiliki kemampuan teknis yang luar biasa.

Sangat disayangkan keindahan visual tersebut tidak didukung oleh naskah dan produksi musik yang sepadan, sehingga potensi estetika yang besar ini terasa terbuang sia-sia pada cerita yang kurang berbobot.

Catatan Penutup: Antara Edukasi dan Kualitas Seni

Secara keseluruhan, David mungkin cukup untuk sekadar memperkenalkan kisah Alkitab kepada anak-anak, namun tetap menyisakan banyak ruang untuk perbaikan. Dengan eksekusi yang terasa tanggung, film ini hanya mampu memberikan kesan yang biasa saja di tengah persaingan film animasi modern.

Para produser seharusnya lebih serius dalam mengolah kedalaman materi agar pesan moral yang ingin disampaikan dapat menjangkau audiens secara lebih luas dan efektif.

Written by Hadi Hutama

Production company: 2521 Entertainment, Slingshot Productions, Sunrise Productions
Distributor: Angel
Cast: Phil Wickham (David), Miri Mesika (Nitzevet), Sloan Lucas Muldown (Zeruiah), Hector (Jesse), Jonathan Shaboo (Eliab), Jack Wagman (Abinadab), Brian Stivale (Samuel), Mark Jacobson (Jonathan), Adam Michael Gold (Saul), Asim Chaudhry (King Achish), Mick Wingert (Zaydel), Will de Renzy-Martin (Vaizatha), Lauren Daigle (Rebecca), Kamran Nikhad (Goliath), etc
Director: Brent Dawes, Phil Cunningham
Screenplay: Brent Dawes, Phil Cunningham
Producers: Steve Pegram, Tim Keller, Rita Mbanga
Duration: 1 hours 49 minutes

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

365 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Cristian3822
Cristian3822
5 months ago
Freya
Freya
2 months ago
manon
manon
2 months ago
kavya2032
kavya2032
2 months ago
msdiane6212
msdiane6212
2 months ago
techie1993
techie1993
2 months ago
boris15
boris15
2 months ago
cryptoblogger1990
cryptoblogger1990
2 months ago
julia
julia
2 months ago
ron84
ron84
2 months ago
realdave
realdave
2 months ago
gamer3322
gamer3322
2 months ago
lillogan2004
lillogan2004
2 months ago
brad
brad
2 months ago
bestMegan2014
bestMegan2014
2 months ago
scott
scott
2 months ago
imjason1595
imjason1595
2 months ago
luckyVitor6341
luckyVitor6341
2 months ago
noah
noah
2 months ago
true_kirill3962
true_kirill3962
2 months ago
happyStefan33
happyStefan33
2 months ago
Sami17
Sami17
2 months ago
yourstas
yourstas
2 months ago
iamdonna1997
iamdonna1997
2 months ago
team.kirill682
team.kirill682
2 months ago
Julia
Julia
2 months ago
justYuri47
justYuri47
2 months ago
markpedro
markpedro
2 months ago
katya
katya
1 month ago
caio
caio
1 month ago
Jason
Jason
1 month ago
vlad
vlad
1 month ago
blogger2024
blogger2024
1 month ago
msmatt
msmatt
1 month ago
pooja
pooja
1 month ago
ruthfreya
ruthfreya
1 month ago
iamjim64
iamjim64
1 month ago
julien9121
julien9121
1 month ago
thebetty465
thebetty465
1 month ago
deepak
deepak
1 month ago
painter4200
painter4200
1 month ago
Alina68
Alina68
1 month ago
yourdenis
yourdenis
1 month ago
real_pierre
real_pierre
1 month ago
ben
ben
1 month ago
Vera
Vera
1 month ago
topzoe1991
topzoe1991
1 month ago
Irina2003
Irina2003
1 month ago
ella1489
ella1489
1 month ago
vitor69
vitor69
1 month ago
365
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x