LASAK.iD – Aktor Henry Cavill dan Jake Gyllenhaal menjadi lawan main untuk produksi film terbaru dari Black Bear Pictures berjudul In The Grey. Film drama-action-thriller mempertemukan keduanya bukan sebagai karakter yang berseberangan tetapi sebagai rekan yang memiliki ikatan erat yang memberikan kesan kuat sebagai bromance.
Keduanya yang dikenal sebagai Bronco (Jake Gyllenhaal) dan Sidney (Henry Cavill) sudah menjadi orang kepercayaan dalam setiap operasi untuk sebuah organisasi elit rahasia yang dipimpin Sophia atau dikenal juga sebagai Rachel Wild (Eiza González). Sepak terjangnya ternyata sudah sangat terkenal sebagai negosiator wanita yang cerdas, berani, dan strategis.
Sophia yang sadar pekerjaannya berada dilingkaran yang berbahaya tentu membangun organisasinya dengan penuh perhitungan dan persiapan yang matang. Di mana, setiap sisi rencana dipegang penuh oleh para profesional. Ia sendiri bertindak sebagai The Mastermind, kemudian ada ahli teknologi, ahli intelijen/analisis data, ahli manipulasi media/propaganda, hingga ahli keuangan.
The Operative atau agen lapangan menjadi tanggung jawab Bronco dan Sidney yang berkaitan dengan perencanaan, taktik, dan eksekusi lapangan dengan memata-matai target untuk mendapatkan berbagai informasi untuk dijadikan sebagai senjata di kemudian hari. Sekaligus bodyguard pribadi untuk Sophia yang selalu mereka panggil dengan sebutan Ma’am, Mother, atau Queen sebagai bentuk penghormatan.
Sebagai organisasi elit bayangan, Sophia, Bronco, dan Sid sebenarnya melakukan pekerjaan yang berada di dua sisi antara legal dan ilegal, baik dan buruk, serta putih dan hitam. Di mana, mereka berada di antara keduanya yang disebut sebagai area abu-abu. Situasi yang kadang menempatkan mereka sebagai pahlawan atau justru sebaliknya sebagai penjahat.
Untuk kali ini, Sophia, Bronco, Sid, dan tim profesionalnya harus menyelesaikan misi untuk bisa mengembalikan uang milyaran dollar dari seorang kriminal internasional terkenal, berpengaruh dan berbahaya bernama Manny Salazar (Carlos Bardem). Ia memegang kekuasaan di hampir semua aspek kehidupan.
Salazar bahkan tidak segan untuk menghabisi lawan atau kawan yang menurutnya menjadi pengganggu, seperti yang dilakukannya terhadap Braxton (Darrell D’Silva), agen Evelyn Drake (Rosamund Pike) yang berhasil mendapatkan tanda tangan dari Manny Salazar untuk mengembalikan pinjamannya sebesar 1 milyar dollar.
Sayangnya, di tengah jalan kaki tangan dari Salazar yang juga terkenal kejam dan tanpa ampun menghabisi nyawa Braxton dan mengambil kembali surat perjanjian yang ditanda tangani sebelumnya. Evelyn Drake sebenarnya sudah kehabisan akal dan jalan untuk menangani permasalahan perusahaan yang menyewanya sebagai negosiator.
Kesempatan inilah yang digunakan Sophia untuk menekan Evelyn Drake untuk menyerahkan permasalahan Manny Salazar kepadanya, namun dengan harga yang tidak murah karena risikonya yang besar. Mengetahui tabiat satu sama lain, Evelyn Drake sempat menolak, namun dengan penjelasan yang masuk akal dari Sophia membuatnya mengiyakan kerja sama tersebut.
Kesepakatan sudah terjadi, Sophia bersama timnya mulai menyusun rencana matang yang dimulai dengan mencari hal-hal yang berkaitan dengan Manny Salazar. Mulai dari hal kecil sampai hal besar yang bisa digunakan sebagai senjata dalam menekan Salazar dalam segala medan, terutama persidangan.
Sophia dengan kecerdasan dan pengalamannya terlihat percaya diri untuk mengatasi dan menghadapi orang seperti Manny Salazar. Ia sudah mengetahui pola yang digunakan Manny Salazar dalam beraksi dan menyimpan segala hasil kejahatannya berupa kekayaan uang dan aset berharga.
Untuk itu, orang pertama yang ditemuinya bernama Lyle Korman, pengacara sekaligus orang kepercayaan dari Manny Salazar. Awalnya, Lyle Korman masih percaya diri karena kekuasaan dari Manny Salazar yang tidak mudah disentuh sembarang orang. Sophia yang telah mengetahui polanya bersikap tenang sekaligus menggertak.
Misi pertamanya tersebut, Bronco turut serta yang tak sekedar untuk melindungi tetapi memiliki tujuan lainnya untuk meletakkan alat penyadap. Rencana yang berhasil karena kepanikan mulai dirasakan oleh pihak Salazar, sehingga mulai bergerak untuk menyelamatkan kekayaan miliknya yang diketahui dikelola oleh seorang ahli bernama Wolfgang (Mohammed Al Turki).
Rencana yang hampir mirip pun dilancarkan, yang kali ini dilakukan oleh Sid yang berpura-pura sebagai salah satu tamu di sebuah acara yang dibuat oleh Wolfgang. Ia melakukannya dengan cara yang seolah dirinya pandai dalam sebuah permainan yang sangat disukai oleh Wolfgang, sekedar untuk menarik perhatian.
Sid kemudian mengirimkan sebuah hadiah patung yang menjadi kesukaan dari Wolfgang. Tanpa rasa curiga, patung tersebut secara kebetulannya diletakkan tidak jauh dari perangkat komputer milik Wolfgang, yang menyimpan berbagai macam data tentang semua kekayaan milik Manny Salazar.
Informasi yang perlahan digunakan Sophia untuk terus menekan Salazar agar membayarkan pinjamannya senilai 1 milyar dollar. Sehingga secara perlahan satu per satu aset milik Salazar berhasil dibekukan oleh pihak pengadilan karena terbukti menyalahi berbagai peraturan.
Sejalan dengan rencana secara hukum, di tempat lain tepatnya di pulau milik Salazar, Bronco dan Sid telah menyiapkan segala kemungkinan yang terjadi kepada mereka terutama Sophia yang sejak awal sangat vokal terhadap uang 1 milyar dollar. Keduanya merekrut beberapa orang untuk membantu dalam misi penyelamatan.
Bersama dengan para rekrutan, jumlah mereka saat ini bertambah menjadi tujuh orang dengan keahlian dan tugasnya masing-masing. Hal ini dipersiapkan dengan matang karena mereka berada di pulau milik sang penjahat dan banyaknya pengawal termasuk polisi yang dibayar untuk memihak padanya.
Javier yang menjadi salah satu rekrutan memiliki peran dan tugas krusial dengan menyiapkan segala kebutuhan tim. Mulai dari berbagai macam kendaraan udara (pesawat ultralight), kendaraan darat (UTV, motor, mobil), dan kendaraan air (speedboat). Termasuk persenjatan lengkap, dari yang kelas ringan hingga kelas berat.
Dua rencana berjalan bersamaan, tentu hal tersebut tidak sepenuhnya berjalan lancar. Ada momen mereka harus menghadapi beberapa pengawal dari Salazar yang ingin menyelesaikannya dengan cepat. Namun, tim yang dibentuk Sophia a.k.a Rachel Wild tidak sembarangan, disisinya ia memiliki Bronco dan Sid yang membuat rencana Salazar tidak berlaku.
Tekanan yang semakin berat terus diberikan Sophia kepada Salazar yang akhirnya membuat sang penjahat menyerah dan membayar secara penuh senilai 1 milyar dollar dengan perjanjian semua aset miliknya yang sempat ditahan pihak pengadilan harus dikembalikan. Kesepakatan antara keduanya memang terjadi tetapi tidak dengan keangkuhan dari Evelyn Drake.
Ia melanggar perjanjian dengan Sophia, yang membuat pembayaran 20 persen untuk keberhasilannya belum terjadi. Begitu pun dengan pencabutan tuntutan atas pembekuan aset milik Salazar. Hal ini tentu menjadi murka besar untuk Manny Salazar yang merasa dipermainkan, hingga akhirnya benar-benar menculik Sophia sebagai jaminan.
Bronco dan Sid yang mengetahui hal tersebut bertindak dengan cepat dengan kembali ke pulau Salazar. Pada akhirnya rencana sebelumnya benar-benar digunakan. Kendaraan dan persenjataan kembali dipersiapkan untuk membebaskan Sophia dari penjara. Untungnya, mereka pun sudah mengantisipasi tentang letak dari penjara dan segala akses yang memungkinkan untuk pelarian.
Aksi kejar-kejaran dan saling membalas tembakan pun terjadi. Kali ini melebihi prakiraan mereka karena Salazar mengirim pasukannya lebih banyak dari sebelumnya. Mereka pun sempat terpojok karena jumlah yang tidak seimbang. Namun, rencana yang sudah dipikirkan secara matang termasuk segala kemungkinan membuat mereka tetap berhasil lolos meski adanya pengorbanan.
Setelah berhasil lolos dan mengalahkan sebagian besar pasukan Salazar termasuk pengawal andalannya Si Rambut Merah, Bronco dan Sid memutuskan untuk tidak ikut dalam speedboat. Keduanya justru kembali untuk menyelesaikan satu hal yang tersisa. Mereka ternyata kembali ke villa milik Salazar.
Bronco dan Sid memiliki rencana cadangan terkait dengan Evelyn Drake dan pembayaran dari hasil kerja tim mereka yang berhasil mengembalikan uang senilai milyaran dollar. Bronco dan Sid menculik Salazar dari kediamannya untuk kemudian ditangkap sebagai tersangka dari kasus percobaan penculikan dan pembunuhan terhadap Sophia.
Namun, rencana aslinya untuk menekan Evelyn Drake membayar 20 persen untuk hasil pekerjaan tim. Sophia yang kesal namun tetap tenang menggunakan kecerdasannya dengan menemui langsung penguasa sebenarnya sehingga bisa membalas Evelyn Drake dengan cara yang elegan.
Production company: C2, Toff Guy Films
Distributor: Black Bear Pictures
Cast: Henry Cavill (Sidney Hawkins), Jake Gyllenhaal (Bronco Beauregard), Eiza González (Rachel Wild), Kristofer Hivju (Bodyguard), Fisher Stevens (Lyle Korman), Rosamund Pike (Evelyn Drake), Emmett J. Scanlan (Don), Jason Wong (Gucci), Carlos Bardem (Manny Salazar), Darrell D’Silva (Braxton), Christian Ochoa Lavernia (Jonathan Moreno), Kojo Attah (Andre Baker), Gonzalo Bouza (Javier), Mohammed Al Turki (Wolfgang), etc
Director: Guy Ritchie
Screenplay: Guy Ritchie
Producers: John Friedberg, Dave Caplan, Guy Ritchie, Ivan Atkinson
Duration: 1 hours 37 minutes







https://shorturl.fm/DSgiu