FilmCinema

Poster 5 cm: Revolusi Hati Menggunakan Foto Asli Dari Fenomena Plankton Biru

61
×

Poster 5 cm: Revolusi Hati Menggunakan Foto Asli Dari Fenomena Plankton Biru

Share this article

5 cm: Revolusi Hati merupakan film lanjutan yang hadir sebagai produksi prekuel tanpa terkait langsung dengan novel sekuel karya Donny Dhirgantoro.

LASAK.iD – Pada 2012 lalu, rumah produksi Soraya Intercine Films merilis film drama berjudul 5cm yang berbalut persahabatan lima anak muda, yaitu Zafran, Riani, Genta, Ian, dan Arial. Film adaptasi novel dengan judul sama yang mendapat kesuksesan besar dalam jumlah penonton.

Selain itu, setiap inci dari filmnya meninggalkan legacy yang masih diingat hingga hari ini oleh penikmatnya. Tak hanya yang datang dari setiap karakter tetapi ceritanya secara utuh. Termasuk bagian yang paling ikonik dari filmnya untuk adegan dengan berlatarkan Gunung Semeru di Jawa Timur.

Film drama dengan romantisme berbalut persahabatan kembali lagi ke layar lebar setelah kurang lebih 14 tahun. Film dengan judul 5 cm: Revolusi Hati hadir bukan sebagai sekuel melain prekuel. Dengan kata lain, cerita filmnya mundur beberapa waktu dari cerita film pertamanya di tahun 2012.

Hadir sebagai prekuel, film 5 cm: Revolusi Hati secara tegas merupakan cerita yang berdiri sendiri tanpa terkait langsung dengan novel keduanya yang berjudul 5cm : Aku, Kamu, Samudera, dan Bintang Bintang. Namun, tetap terkait dengan film pertamanya karena latar cerita film prekuel-nya tetap berfokus pada karakter Zafran di masa remajanya di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Emil Heradi yang dipercayakan sebagai sutradara akan membawa petualangan berbeda dari film pertamanya meski masih membawa suasana alam dalam ceritanya yang kembali ditulis oleh Donny Dhirgantoro, Sunil Soraya, dan Rza Kumar. Kali ini, penikmat film akan dibawa pada petualangan bahari (lautan) dengan lokasi syuting berada di Banyuwangi, Jawa Timur.

Ini terlihat dari teaser trailer yang sudah dirilis sebulan lalu kemudian menyusul official poster yang dirilis pada Minggu, 1 November 2026. Poster filmnya dengan gamblang memperlihatkan enam karakternya berpose memuat lingkaran yang sedang berenang di lautan dengan fenomena alam asli plankton biru bercahaya (bioluminescence).

Poster dengan latar lautan yang kontras dengan warna birunya ternyata membuat para pemain terutama yang terlibat dalam proses pembuatannya terkejut dan tidak percaya dengan hasilnya. Para pemain yang terlibat dalam pembuatan posternya sempat diperlihatkan referensi yang kemudian menjadi konsep posternya.

Ali Fikry (Asep) bahkan baru mengetahui fenomena alam asli plankton biru bercahaya (bioluminescence) yang cantik dan luar biasa ternyata ada di Indonesia. Fenomena alam yang dilihat dan dirasakan langsung oleh para pemainnya ketika melakukan proses syuting di Banyuwangi, Jawa Timur.

“Waktu kita dikasih lihat itu amaze karena pertamanya ngga percaya kalau ini (plankton biru bercahaya) beneran ada. Tapi ternyata waktu sampai di lokasi dan lihat secara langsung kita benar-benar amaze banget karena ada fenomena alam kaya gini,” ungkap Ali Fikry.

Selain mengambil gambar secara langsung saat fenomena plankton biru bercahaya terjadi. Proses pengambilan gambar dari para pemainnya ternyata juga dilakukan di laut asli. Ada juga yang dilakukan di kolam renang tentu mengurangi risiko kecelakaan dan menjaga keamanan.

“Foto untuk posternya berkali-kali dan berhari-hari, sempat ada yang di kolam renang, sempat ada yang kita coba di lautan. Kita harus nunggu momen planktonnya ada“, jelas Rachel Aseelah.

Selain Ali Fikty dan Rachel Aseelah, Roman King, Wironggo Vercaemer, Bima Sena, serta Olivia Morrison menjadi pemain lainnya yang ada dalam foto poster dari film 5 cm: Revolusi Hati. Untuk pemain lainnya yang terlibat, ada nama Kaemi Lalwani, Diana Pungky, Cut Keke, Alexandra Gottardo, dan Ersa Mayori. 

Film 5 cm: Revolusi Hati turut menampilkan Herjunot Ali (Zafran), Fedi Nuril (Genta), dan Pevita Pearce (Dinda) sebagai cameo saat penayangan filmnya pada akhir tahun tepatnya di 24 Desember 2026. Kehadiran karakter Zafran, Genta, dan Dinda merupakan jembatan dari garis waktu ceritanya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x