FilmHappeningWhat's Up

Suanggi: Ilmu Kutukan Angkat Horor dari Indonesia Timur, Tayang September 2026

49
×

Suanggi: Ilmu Kutukan Angkat Horor dari Indonesia Timur, Tayang September 2026

Share this article

LASAK.iD – Beni, seorang pria yang terlilit utang ratusan juta rupiah akhirnya  kembali ke kampung halamannya di Pulau Kladum bersama kekasihnya, Gia.  Ia berniat menjenguk ibu angkatnya yang tengah sakit keras. Namun di balik itu, Beni menyimpan tujuan lain, yaitu mencari harta tersembunyi keluarganya untuk melunasi utang yang membebaninya.

Kepulangan Beni setelah 13 tahun itu ternyata membawa petaka. Serangkaian teror mengerikan mengancam keluarga dan penghuni pulau. Beni sendiri menjadi sasaran kekuatan gaib yang dikirim oleh Aroba, seorang Suanggi atau pemilik ilmu hitam yang meneror keluarga dan warga pulau melalui serangan lalat mematikan. Di tengah ancaman yang semakin mencekam, satu per satu rahasia kelam masa lalu mulai terungkap, memaksa Beni menghadapi konsekuensi dari pilihan dan kesalahan yang selama ini ia sembunyikan.

Tegang dan penasaran, itulah yang akan dirasakan penonton saat menyaksikan upaya  Beni terlepas dari serangan ilmu hitam dalam film Suanggi: Ilmu Kutukan. Seperti judulnya, film ini terinspirasi dari kisah Suanggi yang dikenal luas di Papua, Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi, dan sejumlah wilayah Indonesia Timur lainnya. Inilah yang menjadikan film yang disutradarai Dom Dharmo ini memiliki warna baru.

“Kami menelusuri lebih dalam tentang Suanggi dan mencoba memadukan bagaimana budaya Indonesia Timur ini punya nilai universal yang dapat dinikmati siapa saja di Nusantara. Film ini juga bicara tentang keluarga, kepercayaan, ketakutan, dan perjuangan manusia,” ujar Dom Dharmo dalam acara peluncuran teaser poster dan teaser trailer di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Dalam proses produksinya, tim kreatif menggabungkan riset budaya, pengembangan karakter, sinematografi yang menampilkan lanskap khas Indonesia Timur, serta tata suara yang dirancang untuk membangun atmosfer horor yang autentik.

Salah satu produser film, Bona Pascal, menegaskan bahwa film ini menjadi upaya menghadirkan perspektif baru dalam perfilman Indonesia sekaligus merepresentasikan budaya masyarakat Indonesia Timur. Film produksi Mutiara Films dan Subtube Studio ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 10 September 2026.

“Kami ingin menghadirkan suasana berbeda dalam perfilman Indonesia, tidak hanya berfokus pada cerita dari Indonesia Barat. Suanggi adalah kekuatan yang sangat berbahaya jika berada di tangan yang salah. Pada awalnya, ilmu ini tidak selalu dipandang sebagai sesuatu yang jahat karena digunakan untuk membantu penyembuhan, mencari nafkah, dan berbagai tujuan baik. Namun ketika disalahgunakan, maknanya berubah,” kata Bona.

Dalam kesempatan itu turut hadir  Evelin P.M. Pangalila yang mewakili Executive Producer Ernes Yauwalata, para produser Yanti Wijaya, Bona Pascal, Milka Gracia, dan Firdauzi Trizkiyanto, serta para pemain seperti Carissa Perusset, Pangeran Lantang, Iwa K, John Yewen, Dayu Wijanto, Stany Imbiry, Atina Akinoref, Obi Mesakh, dan Hendra Louis “Botak Bicara”.

Aktris Carissa Perusset mengaku film ini memberinya pengalaman baru karena harus mempelajari budaya yang belum pernah ia kenal sebelumnya. “Saya memerankan Gia yang merupakan orang luar dan menjadi kekasih Beni. Persiapannya banyak dibantu oleh coach dan teman-teman pemain dari Papua. Karakter Gia cukup dekat dengan saya karena sama-sama introvert, tetapi tetap banyak hal baru yang saya pelajari selama proses syuting,” ujarnya.

Sementara itu, Iwa K yang memerankan karakter Aroba mengungkapkan tantangan terbesar adalah mempelajari dialek dan karakter yang berasal dari latar budaya berbeda. “Kami banyak dibantu coach dan sesama pemain. Proses observasi karakter dan riset menjadi pengalaman yang sangat menarik. Energi besar dari cerita Suanggi ini yang kemudian kami tuangkan ke dalam film,” kata Iwa K.

Tak ketinggalan, komedian asal Papua, John Yewen, yang berperan sebagai Bapa John juga mengaku tertantang memerankan sosok pastor dalam film tersebut. “Menjadi pastor sebenarnya cita-cita yang diinginkan mama untuk saya. Akhirnya tercapai meski hanya lewat akting. Saya yakin mama akan bangga melihat saya di film ini,” ujarnya.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x