Sport

Pocari Sweat Runs 2020 Hadir Dalam Bentuk Virtual

62
×

Pocari Sweat Runs 2020 Hadir Dalam Bentuk Virtual

Share this article

LASAK.iD – Sukses dengan penyelenggaraan event race untuk lari pada tahun lalu. Pocari Sweat Run kembali menggelarnya di tahun 2020 dan menjadi yang ke-6 sejak 2014. Mengikuti ketentuan dan peraturan saat ini yang masih mengharuskan menjaga jarak, event race kali ini dilakukan secara virtual. Sehingga namanya pun mengalami sedikit perubahan menjadi Pocari Sweat Run Virtual 2020.

Tingginya antusias dan kerinduan masyarakat untuk kembali berkompetisi dalam sebuah event lari, menjadi satu dari beberapa alasan penyelenggara tetap mengadakan Pocari Sweat Run, walau dalam bentuk virtual. Seperti diungkapkan langsung oleh Puspita Winawati selaku Marketing Director PT. Amerta Indah Otsuka dalam Virtual Press Launch pada Senin (13/7) lalu.

Pada acara yang dipandu Melanie Putria serta dihadiri narasumber lain, Agus Prayogo (Atlet Lari Nasional) dan Sahila Hisyam (Celebrity Runner), Puspita Winawati juga mengatakan pengalaman yang didapatkan peserta akan tetap sama seperti lari secara reguler, namun dengan protokol kesehatan.

Pada Pocari Sweat Run VIRTUAL 2020 nanti, dipastikan pengalaman berlari virtual akan sangat mendekati interaksi di event lari regular. Mulai dari adanya stretching, real time flag-off ceremony, live streaming hingga host-interactions, sehingga peserta tidak hanya berlari sendirian tetapi dapat saling berinteraksi meskipun melalui virtual. Kemudian aka nada finisher package bagi seluruh peserta yang menyelesaikan larinya. Bagaimanapun, keselamatan pelari adalah prioritas utama. Oleh karena itu, kami sangat mengedepankan #SafeRunning dengan mengajak semua peserta mengikuti protokol kesehatan pemerintah di Normal Baru ini”, ucapnya.

Pendaftaran peserta lari dibuka sebanyak 4.000 slot yang terbagi dalam 2 kategori race, yaitu untuk jarak 5 km dan 10 km. Pendaftaran telah dibuka sejak Rabu (15/7) kemarin mulai pukul 13.00 WIB. Sedangkan hari ini, Kamis (16/7) pendaftaran akan dibuka pukul 16.00 WIB melalui situs www.pocarisweat.id. Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 175.000,00.

Dengan biaya tersebut, peserta akan mendapatkan beberapa benefit, seperti produk sponsor, id, sertifikat, medali serta masker yang di desain khusus. Beruntungnya bagi 1.500 pendaftar pertama akan mendapatkan produk sponsor berupa seri terbaru headphone milik sony. Salah satunya seri WF-SP700N diberikan untuk 50 pendaftar pertama dan sisa peserta berjumlah 1.450 akan mendapatkan seri MDR-E9LP. Sedangkan 2.500 pendaftar selanjutkan akan mendapatkan drawstring bag dari asics.

Race akan dilaksanakan pada 16 Agustus 2020 mendatang dengan Daniel Mananta sebagai host. Daniel akan bergabung dengan Melanie Putria, Agus Prayogo dan Sahila Hisyam yang juga akan ikut bergabung. Sebagai pecinta olahraga, Daniel menyambut baik event race ini dan tak sabar untuk ikut bergabung dan bisa berinteraksi dengan para peserta.

Ini pertama kalinya saya memandu sebuah event lari virtual, yang membuat saya yakin bahwa ini memang akan mirip sekali dengan event lari regular di offline. Saya akan berinteraksi dengan para peserta dan terus menyemangati mereka selama mereka berlari nanti. Untuk itu, saya akan mempersiapkan diri dengan baik karena saya sendiri sangat menanti-nantikan pengalaman baru ini”, ujar Daniel.

Seraya dengan Daniel, pelari nasional, Agus Prayogo ini menjadi pelipur lara untuk dirinya yang gagal mengikuti beberapa ajang lari serupa karena pandemi. 

Saya senang sekali ketika mengetahui Pocari Sweat menggelar Pocari Sweat Run VIRTUAL 2020 dan konsepnya yang seinteraktif ini. Benar-benar memberikan standar baru untuk sebuah event lari virtual di Indonesia. Tahun ini saya gagal mengikuti beberapa event lari karena pandemi, tentunya ada sedikit kekecewaan dan kerinduan. Saya sangat menantikan tanggal 16 Agustus nanti dan menghimbau semua pencinta lari untuk aktif berolahraga Kembali dengan mengikuti acara ini. Jangan lupa untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dan sampai bertemu di garis finish virtual!”, ungkap Agus.

Sebelum adanya arahan pemerintah, Pocari Sweat Run 2020 direncanakan berlangsung di 2 kota, yaitu Solo (Maret) dan Bandung (Juli). Antusias para pelari yang akhirnya tetap melaksanakannya namun secara virtual. Di sisi lain, konsep virtual sebenarnya lebih bisa menjangkau peserta daerah lain di Indonesia. Tak sebatas Solo maupun Bandung saja. Sejak dibuka dikabarkan jumlah peserta yang mendaftar terus meningkat.

Peserta juga dianjurkan tetap dalam protokol kesehatan selama race. Terlebih yang melakukannya di outdoor, yang kemungkinan besar bisa bersinggungan dengan keramaian. Penggunaan masker memang tidak dianjurkan namun untuk berjaga-jaga, peserta diharuskan tetap membawanya sepanjang race.

https://www.instagram.com/p/CClPRoFBFOm/