Review: She Said, Ketika Suara Perempuan Mengubah Dunia
Review

Review: She Said, Ketika Suara Perempuan Mengubah Dunia 

LASAK.iD – Setelah hampir sepanjang tahun bioskop tanah air cukup didominasi oleh film horor. Hadirnya film dengan genre drama bisa menjadi alternatif tontonan. Sekedar meregangkan otot karena ketakutan. Salah satunya datang dari film She Said.

Film biographical drama dari sutradara Maria Schrader dan penulis Rebecca Lenkiewicz berdasarkan artikel The New York Times di tahun 2017. Hasil investigasi reporter Megan Twohey dan Jodi Kantor, atas kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh produser film Harvey Weinstein kepada puluhan perempuan dari dekade 90-an hingga 2000-an.

Tema feminis

Feminis memang bukan menjadi tema favorit untuk banyak di produksi. Dapat dilihat dari rilisan setiap tahun dari seluruh dunia, tema feminis mungkin hanya hadir dari beberapa judul saja dari sekian ratus atau ribuan judul yang dirilis.

Meski begitu, tema feminis yang kebanyakan memang berdasarkan kisah nyata, sejak lama cukup mencuri perhatian. Satu di antaranyadi 2019 dengan judul Little Woman, kini di penghujung 2022 hadir kembali dengan judul She Said.

Ini merupakan film yang menguak perlakuan buruk terhadap perempuan di lingkungan kerja. Fokusnya pada lingkungan industri hiburan, yang melibatkan petinggi rumah produksi besar di hollywood. Entah disengaja atau tuntutan pekerjaan, secara tidak langsung reporter yang melakukan investigasi pun dari kaum hawa.

Pendekatan karakter perempuan yang digambarkan melalui banyak aspek pada filmnya pun dilakukan oleh perempuan. Terutama untuk menegaskan dua karakter utama, Megan Twohey (Carey Mulligan) dan Jodi Kantor (Zoe Kazan). Terutama pendekatan dalam hubungannya dengan keseharian Megan dan Jodi sebagai pribadi dan juga reporter.

Ini pun berlaku untuk para penyintas, yang dikatakan Meredith Lippincott, “Menampilkan rumah para penyintas dilakukan dengan cara yang jujur ​​​​dan lugas untuk menunjukkan bahwa mereka adalah orang biasa dengan keluarga dan pekerjaan serta perhatian biasa dan kehidupan aktif“.

Sedangkan untuk mendapatkan getaran yang sama, lokasi menggunakan kantor asli dari The New York Times yang berada di Midtown Manhattan selama dua minggu.

Ini pertama kalinya mereka membiarkan film skala ini syuting di sana“, ungkap Meredith Lippincott.

Pada akhirnya kesan kuat sebagai film dengan tema feminis pun cukup dirasakan penonton.

Dukungan untuk women’s empowerment

Terbitnya artikel “Harvey Weinstein Paid Off Sexual Harassment Accusers for Decades” di 2017 silam. Cerita yang dibangun juga berkaitan dengan judulnya She Said, film ini diproduksi dengan tujuan memberikan pesan kepada penonton.

Terutama perempuan untuk berani bersuara atas hak keadilan atas perlakuan yang tidak pantas, tak sebatas lingkungan kerja tetapi lingkungan yang lebih luas. She Said seakan membantu menyuarakan women impowerment yang belakangan banyak digaungkan. Sebagai sebuah film, She Said bukan menjadi media keberpihakan tetapi bagian dari kepedulian.

Seperti menonton film bertema detektif

She Said hadir dengan durasi yang panjang sebagai film cerita, karena She Said mengambil seluruh bagian cerita dengan tidak berfokus pada cerita di satu korban saja. Itu yang mungkin pada akhirnya menempatkan setiap karakter selain karakter utama memiliki porsi yang sama.

Hal itu juga yang akhirnya menampilkan bagaimana cara kerja reporter dalam mendalami sebuah kasus atau isu. Memanfaatkan berbagai informasi sekecil apapun dengan metode investigasi layaknya seorang detektif.

Hanya saja, saking banyak karakter memunculkan layer berlapis sehingga ada kebingungan di penonton dalam mencerna kesatuan cerita. Seakan mengharuskan menonton secara seksama sejak awal, untuk mengerti urutan peristiwa yang menjadi konflik utama filmnya.

Production company: Annapurna Pictures, Plan B Entertainment
Distributor: Universal Pictures
Cast: Carey Mulligan (Megan Twohey), Zoe Kazan (Jodi Kantor), Patricia Clarkson (Rebecca Corbett), Andre Braugher (Dean Baquet), Jennifer Ehle (Laura Madden), Samantha Morton (Zelda Perkins), Ashley Judd (herself), etc
Director: Maria Schreder
Screenplay: Rebecca Lenkiewics
Producers: Dede Garner, Jeremy Kleiner
Duration: 2 hours 9 minutes

Komentarlah yang bijak

Related posts