Rayakan 15 Tahun Berkarya, Andi Rianto Gelar Konser Di Velodrome
Entertainment

Rayakan 15 Tahun Berkarya, Andi Rianto Gelar Konser Di Velodrome 

LASAK.iD – Musik orkestra hingga kini memang masih dianggap sebagai musik eksklusif yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu. Mungkin anggapan itu benar adanya. Namun di sisi lain musik bisa diartikan sebagai bahasa universal yang bisa dinikmati oleh siapa saja. Diluar hal tersebut kembali lagi kepada selera dari masing-masing individu terhadap musik.

Anggapan tentang musik orkestra tersebut dirasakan sekali selama ini oleh Andi Rianto sebagai pimpinan dari Magenta Orchestra. Ingin mengubah pandangan tersebut, sejak lama Andi Rianto mencoba masuk dalam industri musik tidak hanya sebatas pada musik orkestra saja. Diketahui sejak lama Andi Rianto sudah banyak membantu musisi Indonesia khususnya penyanyi solo dengan menciptakan sebuah lagu.

Tak menghilangkan musik orkestra yang menjadi spesialisasi dirinya, Andi Rianto justru mencoba memadupadankan dengan musik dari penyanyi-penyanyi tersebut, seperti pop, jazz hingga musik dangdut. Memadukan musik lain ke musik orkestra sengaja Andi Rianto lakukan untuk menarik minat dan ketertarikan penikmat musik khususnya di Indonesia, bahwa musik orkestra pun enak dan asik untuk dinikmati.

Prinsip yang selama ini dipegangnya membuktikan dengan bertahannya Magenta Orchestra selama 15 tahun. Bertahan selama 15 tahun diungkapkan oleh Andi Rianto sangatlah tidak mudah. Selain dari sisi musik yang diusung, persaingan menjadi fakor lainnya. Di Indonesia sendiri ada beberapa nama besar yang juga memiliki sebuah orkestra. Salah satunya hadir dari Twilite Orchestra pimpinan seorang Adi MS.

Andi Rianto saat menggelar press conference di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta pada Kamis (7/11)

Berkat keberhasilan hingga 15 tahun, Magenta Orchestra akan merayakan bersama penggemar dengan menggelar sebuah konser bertajuk Magenta Orchestra 15 Tahun (MOXV). Konser yang dirancang profesional Jay Subiakto ini akan diadakan di lokasi yang selama ini tidak pernah terpikirkan oleh banyak musisi di Indonesia, yaitu Jakarta International Velodrome.

Ini merupakan pertama kalinya sebuah konser diadakan di Velodrome. Diungkapkan langsung oleh Jay, dirinya ingin membuat sesuatu yang berbeda terlebih konser yang diadakan melibatkan cukup banyak pemain musik dan musisi karena sebuah pertunjukan musik orkestra.

Jay cukup bekerja keras untuk penataan panggung dengan Velodrome yang sejak awal memang berbentuk elips. Terlebih bagian tengah yang terlihat lebih menjorok kedalam. Jay dan tim bahkan menambahkan level panggung khusus untuk ditengah lapangan hingga 3.5 meter. Hal yang harus dilakukannya untuk memberikan visual yang pas dan nyaman untuk pononton.

Magenta Orchestra 15 Tahun (MOXV) akan melibatkan kurang lebih 90 orang yang meliputi pemain musik dari Magenta Orchestra dan musisi yang dihadirkan. Konser spesial yang memang diadakan setiap 5 tahun ini di tahun 2019 menghadirkan penyanyi lintas generasi dan lintas negara, seperti Sheila Majid, Christian Bautista, Raisa, Bunga Citra Lestari, Gamaliel dan Audrey Tapiheru, Andrea Miranda dan Friendz Choir. Tak ketinggalan kejutan lain yang disiapkan MOXV pada 23 November 2019 mendatang.

Demi kebutuhan pertunjukan MOXV, tim yang terdiri Jay Subiakto sebagai Art Director, Taba Sanchabactiar sebagai Multimedia Director, Inet Leimena sebagai Stage Director serta Oktariadi Anis dan Megia Awaloedin dari Merah Putih selaku promotor menyulap Velodrome yang semula bisa menampung hingga 3000-an orang kali ini dipangkas hingga hanya menampung 2.433 orang.

Tiketnya pun dijual dengan harga beragam mulai dari Rp 275.000,00 yang termurah hingga yang termahal di harga Rp 1.650.000,00. Untuk penggemar musik orkestra khususnya musik dari Andi Rianto bersama Magenta Orchestra sudah bisa dibeli melalui platform penjualan tiket, Gotix.

 

Komentarlah yang bijak

Related posts