Ngeri Ngeri Sedap Raih 1.5 Juta Penonton, Masuk Jajaran Film Box Office
Film

Ngeri Ngeri Sedap Raih 1.5 Juta Penonton, Masuk Jajaran Film Box Office 

LASAK.iD – Film Ngeri Ngeri Sedap yang menjadi film perdana dari rumah produksi Imajinari yang mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Hingga Kamis (16/6) kemarin film karya dari penulis dan sutradara Bene Dion Rajagukguk menyentuh angka 1.5 juta lebih. Angka ini masih akan bertambah seiring dengan masih tayangnya Ngeri Ngeri Sedap di bioskop.

Bahkan dikatakan Bene Dion pada Jum’at (17/6) kemarin di beberapa daerah film dengan latar budaya Batak tersebut mendapatkan jatah 2 layar. Ini tentu sebuah apresiasi luar biasa yang didapatkan film Ngeri Ngeri Sedap.

Baca juga: Menteri Luhur Nangis, Puji Ngeri Ngeri Sedap Punya Cerita Bagus

Bene bahkan menganggap ini tidak masuk akal. Sejak awal Bene Dion sebagai penulis dan sutradara tidak menggunakan formula untuk membuat film ini menjadi box office.

Bene hanya ingin membuat film tentang orang Batak. Pemain yang dipilihnya pun tak memiliki nama besar seperti artis peran lainnya. Tetapi memang cukup dikenal karena sebagian adalah komika.

Aku merasa angka ini ngga masuk akal sampai sekarang. Awalnya kita ngga menggunakan formula untuk menjadi box office karena memiliki konten lokal dan pemain yang sebagian besar adalah komika“, ujar Bene Dion.

Rasa tidak percaya juga dirasakan Dipa, tetapi dia merasa bahagia menjadi bagian kebangkitan film Indonesia setelah mati suri karena pandemi.

Baca juga: Review: Ngeri Ngeri Sedap, Drama Keluarga Berlatar Budaya Batak 

Ngga nyangka karena dari awal sebagai ph baru belum dikenal. Tapi senang Ngeri Ngeri Sedap jadi bagian kebangkitan film Indonesia setelah pandemi“, ungkap Dipa Andika.

Ngeri Ngeri Sedap yang berlatar Batak sebenarnya memiliki cerita yang cukup global. Keluarga di daerah lain pun bisa merasa hal yang sama. Hal inilah yang membuat cerita filmnya lebih global dan menarik banyak penonton.

Kejadian yang mencengangkan ketika roadshow di kota-kota seperti Pekanbaru, Batam, Binjai dan kota lainnya adalah banyaknya penonton yang ternyata bukan asli orang Medan tetapi ada Melayu“, tambah Bene Dion.

Komentarlah yang bijak

Related posts