National

Perayaan 25 Tahun, Habitat for Humanity Bangun 30 Rumah di Tangerang

33
×

Perayaan 25 Tahun, Habitat for Humanity Bangun 30 Rumah di Tangerang

Share this article

LASAK.iD – Habitat for Humanity merupakan sebuah lembaga non-profit asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang kemanusiaan. Sejak awal berdirinya, Habitat for Humanity berkomitmen untuk memberikan hunian layak untuk masyarakat.

Di Indonesia, Habitat telah melakukannya sejak tahun 1997. Di tahun 2022 yang memasuki tahunnya ke-25, Habitat for Humanity Indonesia kembali dengan programnya volunteers build. Kali ini mengusung tema Bangkit! Bersama Membangun Indonesia. Sebelumnya program tersebut sempat vakum selama dua tahun karena pandemi.

Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (11/6) lalu melibatkan lebih dari ratusan volunteer dari berbagi kalangan dan profesi. Kali ini dilakukan di sebuah dusun atau desa yang berada di wilayah Tangerang, tepatnya di Kecamatan Mauk.

Kegiatan pada volunteers build ini meliputi pembangunan pondasi, pengecatan, maupun pembuatan dinding rumah (walling). Untuk sekitar 30 rumah dan 1 sekolah yang berada di Kecamatan Mauk.

Dikatakan Susanto, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, kegiatan di Kecamatan Mauk akan dilakukan setiap bulan yang puncaknya pada Oktober. Sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Untuk 11 Juni kita lakukan pada 30 rumah, tetapi tiap bulan akan ada, dan paling besar nanti di 28 Oktober memperingati Hari Sumpah Pemuda bisa ratusan rumah kita renovasi. Apalagi kami sudah 10 tahun di Kecamatan Mauk ini“, ungkap Susanto.

Rasa syukur tak hanya terlontar dari warga, tetapi juga Camat Arif Rahman. Program Habitat untuk merenovasi dan membangun kembali rumah yang sudah ada selama 10 tahun telah membantu lebih dari 800 hunian.

Saya terima kasih kepada Habitat for Humanity Indonesia yang telah hadir selama 10 tahun di Kecamatan Mauk. Dari data kami sudah ada lebih dari 800-900 unit rumah yang sudah dibangun“, ujar Camat Arif Rahman.

Kegiatan volunteers build ini pun dilakukan serentak di beberapa kota lainnya, seperti di Yogyakarta dan Surabaya, yang masing-masing sekitar 20 rumah yang dilakukan pembangunan pondasi, pengecatan, maupun pembuatan dinding rumah (walling).

Dibandingkan ketiga kota tersebut, Kupang akan menjadi daerah dengan pembangunan hunian terbanyak di bulan Juni ini, yang berjumlah lebih dari 55 rumah.

Jogja dan Gresik hanya ada sekitar 20 rumah, dan yang terbesar pada 25 Juni di Kupang. Itu 55 rumah sekaligus“, tambah Susanto.

Setiap tahunnya Habitat selalu menargetkan pembangunan lebih dari 700 hingga 800 rumah dan sekitar 300 rumah untuk renovasi.

Program ini juga memotivasi pemerintah daerah setempat untuk ikut ambil bagian. Yang dilakukan dengan pemberdayaan SDM di Kecamatan Mauk. Melalui pembentukan kelompok usaha kecil dan menengah atau UKM. Untuk menaikan perekonomian individu maupun daerah Kecamatan Mauk.

Pemberdayaan masyarakat seperti membentuk kelompok UKM. Kedepannya harapan kami Habitat dan lembaga pendonor untuk menciptakan sektor usaha ekonomi kerakyatan lainnya“, tambah Camat Arif Rahman.

Tak sebatas hunian, Habitat bersama dengan pemerintah daerah setempat juga berfokus pembangunan dan perbaikan fasilitas umum, yaitu sanitasi air. Kebutuhan mendasar untuk individu maupun lingkungan. Termasuk fasilitas lainnya seperti sekolah.