Losmen Melati, Serial Perdana Produksi CATCHPLAY Shooting di Batam   
Uncategorized

Losmen Melati, Serial Perdana Produksi CATCHPLAY Shooting di Batam   

LASAK.iD – Layanan streaming regional Asia, CATCHPLAY, bekerja sama dengan Infinite Studios siap memproduksi Losmen Melati. Serial horor berbahasa Indonesia merupakan produksi perdana CATCHPLAY yang akan mulai syuting awal 2022. Produksi akan berlangsung di studio dan backlot Infinite di Batam.

Serial berjumlah 10 episode akan menghadirkan Mike Wiluan dari Infinite sebagai showrunner. Selain itu juga akan ada pemain ansambel, di antaranya Alexandra Gottardo, Marthino Lio, dan Kiki Narendra. Daphne Yang dari CATCHPLAY, dan juga CEO dari layanan video streaming CATCHPLAY+ di Indonesia, akan bertindak sebagai produser eksekutif. Sementara Clover Films sebagai associate producer dan menangani penjualan internasional untuk area di luar wilayah utama CATCHPLAY di Singapura, Indonesia, dan Taiwan.

“Dengan bangga dan senang hati, kami mengumumkan produksi perdana CATCHPLAY bersama Infinite Studio untuk “original series” Indonesia. “Original Series” ini berjudul ‘Losmen Melati’ dan merupakan serial horor premium yang menjadi salah satu genre favorit pelanggan CATCHPLAY+ di Indonesia. Kami berharap serial ini dapat melampaui ekspektasi pelanggan CATCHPLAY+ dalam hal kualitas produksi melalui struktur produksi bersama internasional ini, ” kata Daphne Yang.

“Indonesia telah menghasilkan banyak genre horor terkenal yang sukses, baik di pasar domestik maupun internasional. Kami bangga bisa menjadi bagian dari tradisi mendongeng yang kaya ini, yang menampilkan talenta terbaik Indonesia. Kami menantikan untuk menghidupkan cerita Losmen Melati ini bersama partner kami CATCHPLAY” kata Mike Wiluan.

“Mike Wiluan dari Infinite Studios bersama team dari CATCHPLAY telah menyusun konsep yang sangat menarik, sehingga kami merasa harus menjadi bagian dari produksi serial ini. Kami berharap ‘Losmen Melati’ dapat terhubung dengan penonton di mana saja, dan diterima di banyak pasar internasional,” kata Lim Teck, MD dari Clover Films.

Komentarlah yang bijak

Related posts