Ikuti Zaman Milenial, Tampilan Batik Di GBN 2019 Ramah Kaum Muda?
Fashion/ Beauty

Ikuti Zaman Milenial, Tampilan Batik Di GBN 2019 Ramah Kaum Muda? 

LASAK.iD – Pameran Batik Nusantara terbesar kembali lagi di tahun 2019. Acara bertajuk Gelar Batik Nusantara (GBN) merupakan inisiasi dari Yayasan Batik Indonesia yang secara rutin diadakan setiap 2 tahun sekali. Penyelenggaraan yang ke-11 di tahun 2019 akan dimulai pada 8 – 14 Mei mendatang. Jakarta Convention Center yang berada di kawasan Senayan menjadi pilihan untuk menggelar acaranya.

Pesona Batik Warna Alam menjadi tema global yang diusung pihak penyelenggara pada tahun lalu. Warna yang ditampilkan pada Batik lebih dominan seperti biru, hijau, cokelat hingga kuning. Sedangkan tahun ini, pemilihan tema menekankan kepada perkembangan dan permintaan pasar yang lebih milenial.

Untuk itu, Lestari Tak Berbatas menjadi pilihan tema di tahun 2019. Lestari Tak Berbatas yang dimaksudkan disini untuk memberikan pengertian ke banyak orang, terlebih untuk kaum milenial bahwa Batik tidak selalu terkesan kuno. Batik justru memberikan kesan mewah dan berkelas di banyak kesempatan.

Batik pun bisa menyesuaikan dengan perkembangan dan permintaan zaman saat ini. Salah satunya melalui desain gambar yang dilukiskan di atas kainnya hingga pemilihan warna yang memang lebih diminati kaum milenial saat ini.

Dikarenakan Batik itu sendiri memiliki filosofi yang mencitrakan kebebasan dalam berkarya. Bahkan tidak dipungkiri saat ini Batik menjadi fashion statement untuk banyak orang. Kaum muda bahkan secara khusus mulai memakai Batik di banyak kesempatan yang terlihat di mata publik.

Meski mulai banyak dikenakan, nyatanya masih banyak dari masyarakat Indonesia tidak mengetahui lebih jauh tentang Batik. Minimnya pengetahuan yang membuat masyarakat cukup sulit membedakan Batik, seperti dari daerah mana asal Batiknya hingga yang lebih jauh tentang pembedaan antara Batik tulis dengan tekstil cap yang menyerupai.

Hal ini yang masih menjadi perhatian dari Yayasan Batik Indonesia yang berdiri sejak 1994 tersebut. Untuk lebih mendekatkan Batik ke masyarakat, salah satunya dengan menggelar acara seperti GBN ini. Tahun ini penyelenggara mencoba menggaet komunitas muda, sekolah desain busana serta Putra Putri Batik Nusantara untuk terlibat. Tidak sekedar berkeliling saja, nantinya mereka akan diajarkan bagaimana proses membuat Batik tulis.

Termasuk cara membedakan antara Batik tulis (asli) dengan tekstil cap melalui program talkshow, dialog Batik, workshop membatik, creative corner hingga pertunjukan pertunjukan musik tradisional selama pameran berlangsung. Dan yang tidak boleh dilewatkan fashion show dari koleksi Batik berbagai daerah.

Seperti acara lainnya, Gelar Batik Nusantara tahun ini yang mengangkat tema Lestari Tak Berbatas menjadikan Batik dari Pulau Sumatera sebagai highlight utama. Salah satunya yang akan ditampilkan adalah Batik khas Jambi. Tahun Batik asal Jambi akan menampilkan berbagai koleksi dengan desain gambar mulai dari bunga hingga kapal.

Seperti yang dihadirkan saat press conference lalu menjelang gelaran acara, pada Senin (29/4/2019) lalu yang dihadiri oleh ketua (Ginanjar Kartasasmita) dan wakil (Sri Murniati Widodo AS) dari Yayasan Batik Indonesia serta Wida D. Herdiawan (ketua penyelenggara GBN 2019) yang bertempat di Galeri Indonesia Kaya di kawasan Thamrin, Jakarta.

Batik Jambi yang ditampilkan merupakan beberapa koleksi dari  Rumah Batik Azmiah Jambi milik dari Bagus yang merupakan generasi ketiga. Batik yang di dominasi dengan warna merah alam namun tidak mencolok justru terlihat kalem. Ternyata Batik Jambi yang ada sejak dulu hingga sekarang tetap terinspirasi dari Batik asal Pulau Jawa yang kurang lebih menjadi kiblat dari semua Batik di Nusantara.

Sebagai informasi, acara yang diadakan di bulan Puasa ini hanya dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 20.000 saja. Spesialnya di hari kedua atau pada Kamis (9/5/2019), penyelenggara membebaskan pengunjung untuk datang tanpa biaya tiket masuk. Jadi sambil menunggu waktu berbuka, bisa berkunjung dulu ke GBN 2019 di JCC, sambil memilih Batik yang bisa dijadikan pakaian Lebaran keluarga agar seragam nantinya.

(Sarah)

Komentarlah yang bijak

Related posts