Review

Review: The Exorcist: Believer, Terulang Peristiwa 50 Tahun Lalu

84
×

Review: The Exorcist: Believer, Terulang Peristiwa 50 Tahun Lalu

Share this article

LASAK.iDThe Exorcist: Believer adalah film supernatural horror yang merupakan sekuel dari film pertamanya yang dirilis tahun 1973 lalu. Sekuel-nya kini membawa kembali memori kelam di masa lalu Chris MacNeil (Ellen Burstyn) yang nyaris saja kehilangan putrinya Regan MacNeil akibat ulah iblis yang merasuki tubuh sang putri.

Setelah 50 tahun berlalu, iblis yang diduga bernama Pazuzu muncul kembali melalui dua remaja bernama Angela Fielding (Lidya Jewett) dan Katherine (Olivia Marcum). Sesaat keduanya kembali ke rumah setelah dinyatakan hilang di hutan selama 3 hari.

Untuk Victor Fielding (Leslie Odom Jr.), Ayah dari Angela menganggap bahwa anaknya mengalami traumatis berat karena korban penculikan. Berbeda dengan orang tua Katherine, yaitu Tony (Norbert Leo Butz) dan Miranda (Jennifer Nettles), keduanya menanggapi sebagai orang taat agama.

Keduanya menyadari anaknya yang belum di baptis mudah untuk dirasuki roh jahat seperti iblis. Tony dan Miranda menyadari setelah runtutan kejadian yang masuk akal, karena iblis akan bangkit atau kembali setelah 3 hari. Waktu yang sama dengan hilangnya Angela dan Katherine.

Victor Fielding seorang yang atheis tidak percaya dengan hal semacam itu. Pendirian yang diyakininya buyar setelah kejadian tidak masuk akal dialami anaknya. Juga setelah mendapat penjelasan Perawat Ann setelah merawat Angela di rumah sakit.

Victor pun akhirnya berani bertanya dan menemui seseorang untuk menyakinkan apa yang dilihat dan didengarnya. Dr. Beehibe yang ditemuinya seorang yang percaya alam semesta memiliki cara untuk menyembuhkan.

Orang lainnya adalah Chris MacNeil, seorang aktris di masa lalu yang keluarga kecilnya sempat mengalami hal serupa. Anaknya Regan MacNeil dirasuki iblis bernama Pazuzu yang membuatnya bertindak diluar kewajaran. Ia yang atheis akhirnya mempercayai dan memutuskan melakukan pengusiran oleh seorang pastor.

Pertemuannya dengan keduanya membuka tabir baru untuk Victor yang akhirnya menyetujui dengan rencana untuk melakukan pengusiran setan dari anaknya Angela dan Katherine. Ia tak lupa memboyong Chris MacNeil untuk melihat keadaan anaknya.

Chris MacNeil sempat terluka karena ulah iblis Pazuzu yang ada dalam tubuh Katherine, yang mengharuskannya mendapatkan perawatan di rumah sakit dan harus kehilangan penglihatannya. Pengusiran pun sedera dilakukan dengan berbagai persiapan.

Semua berkumpul untuk membantu dari pendeta, pastor dan Dr. Beehibe dengan kepercayaannya serta tetangganya yang bernama Stuart, yang juga seorang protestan yang taat. Pengusiran yang alot antara apa yang diyakini manusia akan Tuhan dengan iblis Pazuzu.

Akhirnya, kasih sayang dan keyakinan yang membuat siapa yang berhasil kembali untuk hidup normal. Seperti ancaman dari iblis Pazuzu, mereka semua hanya bisa menyelamatkan salah satu di antaranya.

Review

The Exorcist: Believer sebagai sekuel membawa cukup besar porsi dari filmnya yang terdahulu. Tentu yang erat kaitannya dengan excorcism. Itulah The Exorcist: Believer memunculkan kembali sosok-sosok penting dari peristiwa yang terjadi 50 tahun lalu.

Sesuatu sebagai petunjuk yang sudah diperlihatkan melalui rilisan trailer filmnya. Kemunculan sosok Chris MacNeil, di mana peristiwa 50 tahun lalu telah mengubah keluarga kecilnya di masa depan yang dituliskan dalam sebuah buku.

Memperkuat kemunculan juga dari iblis Pazuzu melalui petunjuk yang diperlihatkan dari goretan tertulis nama Regan di dinding yang dibuat Angela. Sesaat sebelum kemunculan Chris MacNeil dihadapan Angela yang saat itu sudah dalam kendali iblis Pazuzu.

Hal yang memperjelas secara alur yang diberikan filmnya akan sama dengan yang terdahulu. Hanya karakter, latar dan konflik dibuat lebih relate dengan masa sekarang. Hal terkait keluarga dan keyakinan akan Tuhan masih menjadi tema ceritanya.

Film The Exorcist: Believer masih membawa sisi menarik dari film terdahulu untuk ditonton. Tanpa harus memperlihatkan sosok iblis atau hantu, tetapi jump scare cukup berhasil membuat penonton teriak. Pastinya, tampilan make up special effect untuk kedua karakternya yang kerasukan jauh lebih seram.

Menambah kengerian dari jump scare, tentu dibantu dengan music scoring. Bahkan penonton sempat dibawa nostalgia akan scoring dari 50 tahun lalu. Ini disisipkan pada adegan Victor Fielding sedang menyetir sendirian ketika mencari jawaban atas apa yang menimpa ia dan keluarganya.

Hanya saja, dalam membangun grafik dari awal perkenalan hingga pada klimaks ceritanya cukup lambat. Melihat sosok sang sutradara David Gordon Green menjadi sedikit masuk akal. Pada filmnya yang sebelumnya juga sedikit banyak melakukan hal yang sama.

Penonton dibuat untuk menikmati part of drama dari inti filmnya yang lebih menegangkan dan mengerikan. Namun, memang tetap saja rasa yang dibangun untuk film berdurasi 111 menit menjadi terasa sangat panjang.

Bagian dari cerita yang cukup membuat terkecoh diperlihatkan di awal film. Ada adegan yang memperlihatkan Sorenne Fielding (Tracey Graves) berkunjung ke sekelompok orang yang memberikan doa untuk keselamatan ia dan sang jabang bayi.

Adegan yang seolah menjadi jawaban untuk bagian akhir ketika justru Angela mampu bertahan yang sebaliknya tidak dengan Katherine. Padahal dengan lantang Tony meneriakan nama anaknya Katherine untuk pilihan yang bertahan hidup.

The Exorcist: Believer berikan kejutan tak terduga jelang akhir filmnya, yang ditampilkan pada adegan proses pengusiran. Di sini penulis tidak hanya memasukkan satu tetapi sekaligus dua agama. Bahkan menyelipkan satu keyakinan panteisme, yang mempercayai alam semesta merupakan manifestasi dari tuhan atau bahwa segala sesuatu merupakan tuhan. Sesuatu yang tak terduga pastinya untuk penonton.

Production company: Blumhouse Productions, Morgan Creek Entertainment, Rough House Pictures
DistributorUniversal Pictures
Cast: Leslie Odom Jr. (Victor Fielding), Ellen Burstyn (Chris MacNeil), Jennifer Nettles (Miranda), Lidya Jewett (Angela Fielding), Olivia O Neill (Katherine), Ann Dowd (Ann), Norbert Leo Butz (Tony), Raphael Sbarge (Pastor Don Revans), Antoni Corone (Father Phillips), E.J. Bonilla (Father Maddox), Danny McCarthy (Stuart), Okwui Okpokwasili (Dr. Beehibe), Tracey Graves (Sorenne Fielding), etc
Director: David Gordon Green
Screenwriter: Peter Sattler, David Gordon Green
Producers: Jason Blum, David Robinson, James G. Robinson
Duration1 hours 51 minutes