Review

Review: Ride On, Film Terinspirasi Kehidupan Jackie Chan

102
×

Review: Ride On, Film Terinspirasi Kehidupan Jackie Chan

Share this article

LASAK.iD – Jackie Chan merupakan aktor, sutradara sekaligus produser film asal Hong Kong. Sebagai aktor, Jackie Chan dikenal dengan perannya di berbagai film aksi berbahaya untuk genre seperti martial arts (Drunken Master) hingga action (franchise Police Story, Rush Hour).

Hampir tidak ditemui film sang aktor yang benar-benar sebuah film drama yang mengharu biru. Sekali pun ada selalu diselingi adegan aksi yang lebih menghibur dibanding menegangkan. Sebut saja film seperti Rob-B-Hood, The Karate Kid dan beberapa judul lainnya yang memiliki sisi drama yang cukup menyentuh.

Tahun 2023 ini, sang aktor kembali dengan film serupa berjudul Ride On. Film dari sutradara dan penulis Larry Yang berkisah tentang Lao Luo (Jackie Chan), sosok Ayah yang harus berjuang bersama kuda miliknya bernama Red Hare untuk bertahan hidup.

Pekerjaan dari mengamen di jalan hingga menjadi pemeran pengganti di sebuah pertunjukkan dan juga film dilakoni keduanya. Lao Luo terpaksa melakukannya untuk melunasi hutang besar kepada seorang debt collectors bernama Dami Ge (Andy On).

Tak hanya dengan orang asing, Lao Luo juga harus menerima kenyataan hubungannya tidak berjalan baik dengan Xiao Bao (Liu Haocun), putri semata wayangnya. Ditambah dengan perebutan hak atas Red Hare karena dianggap sebagai properti perusahaan milik sahabatnya.

Dikarenakan bangkrut dan meninggalkan banyak hutang, semua properti yang berkaitan dengan perusahaan tersebut terpaksa harus disita tak terkecuali Red Hare. Ia lahir dari induk kuda yang menjadi peliharaan sahabat dari Lao Luo.

Konflik yang beragam

Ride On membawa penonton ke banyak layer konflik dari karakter central, yaitu Lao Luo yang diperankan oleh Jackie Chan. Mulai dari konflik hutang dengan debt collectors, hubungan dengan putrinya, pekerjaan sebagai stuntman dan terkait kepemilikan dari Red Hare.

Meski begitu, flow yang diberikan filmnya ke penonton sebenarnya pun masih bisa dicerna. Larry Yang membuat saling keterkaitan satu dengan lainnya semulus mungkin untuk tidak ada jumping atau gap di antaranya.

Hanya ketika menonton sebuah film penonton akan menemukan satu hal yang memang menjadi benang merah konfliknya. Sedangkan dalam film Ride On penonton menemukan cukup banyak benang merah yang dijahit menjadi satu.

Ini yang kemudian muncul pertanyaan, Ride On ingin berfokus pada sisi konflik yang mana. Larry Yang memang dengan gamblang mengambil inspirasi terbesar pada sosok Jackie Chan, untuk pengaruhnya dalam industri film maupun pribadi.

Larry Yang seperti ingin menggambarkan kisah hidup Jackie Chan layaknya sebuah novel yang memiliki banyak chapter. Setiap chapter memiliki cerita dan konflik tersendiri namun masih bagian dari garis lurus kisah seorang tokoh.

Kisah Jackie Chan sebagai inspirasi

Jackie Chan sebelum dikenal di seluruh dunia, ia berangkat dari peran kecil bahkan menjalani perannya sebagai pemeran pengganti atau stuntman. Ia tahu beratnya menjadi seorang pemeran pengganti terutama dalam film action.

Alasan yang membuat Jackie Chan melakoni sendiri adegan berbahaya di setiap filmnya. Bahkan Jackie Chan memiliki organisasi resmi untuk stuntman sejak 1970-an atau saat ia mulai menjadi pemeran utama.

Ini sebagai usahanya agar para pemeran pengganti tidak hanya menerima perlindungan asuransi, tetapi juga gaji bulanan dan gaji yang lebih tinggi. Bahkan pada sebuah momen Jackie Chan diberikan kejutan dengan kehadiran para stuntman yang masih dan pernah bekerja untuknya.

Kehidupan pribadi dari sang aktor pun sempat mencuri perhatian, terutama tidak harmonisnya hubungan ia dan kedua anaknya dari ibu yang berbeda. Ini yang sepertinya menjadi inspirasi Larry Yang dalam menggambarkan hubungan Lao Luo dan Xiao Bao.

Film paling sedih dari Jackie Chan

Dikatakan di awal bahwa tidak banyak film Jackie Chan yang memiliki bagian drama yang menyentuh. Cukup berhasil pada film Rob-B-Hood (2006) dan juga Shinjuku Incident (2009), lainnya lebih banyak dengan film aksi berbahaya.

Kini, di tahun 2023, Jackie Chan memiliki satu daftar lagi untuk film dengan sisi drama yang cukup menyentuh. Di sini kita bisa melihat Jackie Chan seperti kebanyakan film tetapi juga melihat sisi berbeda aktingnya.

Ini menjadi film Jackie Chan dengan sisi drama yang mampu membuat penonton berlinang air mata, terutama yang hadir dari hubungannya dengan anaknya, Xiao Bao dan kuda kesayangannya Red Hare.

Pengaruh besar dari Jackie Chan memang cukup kuat dalam setiap film, walau dirinya tidak menjadi bagian langsung dari tim di belakang layar. Namun, kekhasan film yang dibintanginya sang aktor masih dirasakan pada Ride On.

Production company: Alibaba Pictures, China Film Co.Ltd.
Distributor: Shanghai Pictures
Cast: Jackie Chan (Lao Luo), Liu Haocun (Xiao Bao), Kevin Guo/Guo Qilin (Naihua), Joey Yung (Yingzi), Yu Ailei (Xiamao), Yu Rongguang (He Xin), Lang Yueting (Lao Luo Wife’s), Andy On (Dami Ge), Xiao Shenyang (Li Yan), Shi Yanneng (Dawei), Wu jing (Yuanjie), etc
Director: Larry Yang
Screenwriter: Larry Yang
Producers: Li Jie, Belle Lau, Yanming Liu, Yuan Nong, Tianfu Xu
Duration: 2 hours 6 minutes