Review

Review: MΞGAN, Boneka Pembunuh dengan Kemampuan AI

124
×

Review: MΞGAN, Boneka Pembunuh dengan Kemampuan AI

Share this article
© 2023 UNIVERSAL STUDIOS. All Rights Reserved.

LASAK.iDMΞGAN, film karya dari sutradara Gerard Johnstone menjadi satu di antara film pembuka awal tahun 2023. Sejak dipromosikan melalui media sosial, film MΞGAN mendapat beragam tanggapan dari penikmat film.

Sebagian besar mengidentikkan dengan sejumlah judul film yang cukup mengarah pada film horror thriller yang karakter ikoniknya boneka bernama Chucky. Terutama pada versi reboot dari franchise Chucky yang dirilis pada 2019 berjudul Child’s Play.

MΞGAN memang memiliki similiar vibes dengan film Child’s Play atau Chucky. Pada poin menjadikan boneka sebagai subjek utama dengan perannya yang antagonis. Juga keterikatan yang kuat dengan pemiliknya yang adalah anak-anak. Hingga ada yang mengatakan MΞGAN adalah versi perempuan dari Chucky.

Secara produksi, MΞGAN lebih kepada pembelokan karakter boneka yang dimiliki Wan’s Atomic Monster. Paling terkenal adalah Annabelle (2014, 2017, 2019), dari entitas supernatural atau kekuatan iblis yang hidup di dalamnya. Lalu menjadi MΞGAN, boneka dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang bisa membunuh.

Ada persepsi bahwa saya membuat film-film semacam itu. Anehnya, tidak ada boneka saya yang membunuh siapa pun. Mereka adalah saluran untuk entitas supernatural atau kekuatan iblis yang hidup di dalamnya. Misalnya, dalam kasus Saw, Jigsaw memiliki boneka yang dia ucapkan sebagai juru bicara,” ungkap James Wan.

Kemudian dipadukan dengan penulisan cerita oleh Akela Cooper yang mengambil sisi kehidupan pribadinya sebagai premis. Terlihat pada bagian ketakutan seorang wanita karir yang tiba-tiba harus mengasuh penuh anak kecil.

Saya biasa mengasuh keponakan saya, dan saya menyadari betapa takutnya saya jika tiba-tiba harus merawat anak kecil secara penuh,” kata Cooper.

Wan’s Atomic Monster dan Akela Cooper membawa MΞGAN menyesuaikan dengan ilmu pengetahuan dan Artificial Intelligence (AI) yang relevan dengan dunia saat ini. Alasan MΞGAN terlihat lebih robotik atau sangat komputerisasi.

Yang memiliki kemampuan berkembang sendiri yang didapatkannya dengan menyelam ke dunia ilmu pengetahuan di internet yang kemudian diunduhnya secara otomatis. Gemma (Allison Williams) penciptanya memang membekali kemampuan tersebut ke dalam program MΞGAN. 

Akela Cooper juga membuat konsep yang mungkin sedikit lebih dibuat-buat untuk membuatnya menonjol. Ini seperti merujuk pada scene ketika MΞGAN mendongeng dan bernyanyi untuk Cady (Violet McGraw).

Juga scene ketika MΞGAN mengejar David (Ronnie Chieng), pimpinan toy company tempat Gemma bekerja, yang sebelumnya ia melakukan sebuah tarian menjadikan sesuatu yang tidak terduga. Akela seakan ingin membentuk wujud baru dari sosok psikopat, kali ini dalam diri sebuah robot.

Akela Cooper pun menunjukkan sisi humor dari sang antagonis, yang merujuk pada humor gelap atau dark jokes. Dengan tawa yang hadir sebagai sindiran yang merujuk pada sesuatu atau kepada penonton filmnya itu sendiri. Meski ditunjukkan dengan adegan yang sebenarnya serius bahkan mengarah pada adegan mengerikan dari sang antagonis.

MΞGAN masih kental membawa ambience horror thriller dari Wan’s Atomic Monster dalam membuat ngeri dan bulu kudu berdiri, yang notabennya film MΞGAN lebih mengarah pada cerita science fiction. Tentang kesalahan perhitungan Gemma yang membuat robot ciptaannya tersebut lebih manusiawi.

Ini dirasakan ketika karakter MΞGAN membalas mereka yang menyakiti Cady dan mereka yang mencoba menyingkirkannya, yaitu Gemma, David juga dua rekan lainnya, Cole (Brian Jordan Alvarez) serta Tess (Jen Van Epps).

Blunder dari filmnya juga terlihat pada scene tertentu dalam skala kecil. Ini ketika pemeran MΞGAN yang sedikit melupakan karakternya sebagai robot. Momen yang ditangkap dan terlihat layaknya anak pada umumnya saja. Hal ini sebenarnya bukan sebuah blunder yang membuat fatal untuk filmnya.

Keseluruhan, MΞGAN bisa menjadi tontonan menarik di akhir pekan ini. Filmnya akan tayang di bioskop mulai 6 Januari 2023.

Production company: Blumhouse Productions, Atomic Monster Productions, Divide/Conquer
Distributor: Universal Pictures
Cast: Allison Williams (Gemma), Violet McGraw (Cady), Amie Donald/ (voice) Jenna Davis (MΞGAN), Ronnie Chieng (David), Brian Jordan Alvarez (Cole), Jen Van Epps (Tess), Stephane Garneau-Monten (Kurt), etc
Director: Gerard Johnstone
Screenplay: Akela Cooper
Producers: Jason Blum, James Wan
Duration: 1 hours 42 minutes