Review

Review: Laal Singh Chaddha, Kebahagiaan Dalam Kesederhanaan

102
×

Review: Laal Singh Chaddha, Kebahagiaan Dalam Kesederhanaan

Share this article
Paramount Pictures' "Laal Singh Chaddha."

LASAK.iD – Julukan bollywood pada industri perfilman India layaknya hollywood untuk Amerika tentu bukan tanpa alasan. Negara berjuluk Anak Benua tersebut mampu memproduksi lebih dari 1.000 film per tahun dengan beragam genre.

Dikenal sejak lama, film bollywood pun tayang tak hanya di negaranya India. Di antaranya Indonesia yang memiliki penggemar India garis keras, terutama dengan aktor dan aktrisnya. Nama yang cukup dikenal masyarakat tanah air, ada aktor Aamir Khan dan aktris Kareena Kapoor.

Kabar bahagia ketika keduanya kembali beradu akting dalam satu produksi film berjudul Laal Singh Chaddha. Ini merupakan remake dari film sukses tahun 1994 yang memenangkan banyak Oscar berjudul Forrest Gump. Juga adaptasi dari novel sukses dengan judul yang sama karya Winston Groom.

Selama se-dekade perjuangan Aamir Khan dan tim untuk mendapatkan hak membuat ulang Forrest Gump akhirnya terjadi di 2018. Penggodokan naskah hingga menjadi skenario filmnya dilakukan hingga 2 tahun lamanya bersama dengan Atul Kulkarni.

Baru di tahun 2020, Aamir Khan Production bersama Viacom18 Studios di bawah arahan sutradara Advait Chandan memulai proses syuting Laal Singh Chaddha untuk judul India-nya. Film ini menyelesaikan syuting setahun setelahnya, tepat di September 2021.

Atul Kulkarni, penulis versi bollywood tetap pada keorisinalan Forrest Gump dalam pesan dan kesederhanaan pemikiran dari karakter Laal, tentang cinta kepada Rupa (Kareena Kapoor), Ibunya (Mona Singh) serta kedua sahabatnya Bala (Naga Chaitanya) dan Mohammad Paaji (Manav Vij) .

Tentu Laal Singh Chaddha membawa kental cita rasa India dari rumah mereka tinggal, pakaian yang mereka kenakan hingga referensi sejarah sebagai warna baru. Termasuk pemilihan stasiun kereta atau kereta dalam skenario Laal Singh Chaddha memang lebih dekat dengan masyarakat India.

Sama halnya dengan Forrest Gump, pada versi Laal Singh Chaddha pun membawa penonton untuk nyaman menikmati kisah karakter utamanya dari masa kecil yang di bully karena dianggap berbeda hingga dewasa sebagai Laal yang dicintai banyak orang.

Kisah perjalanan hidup yang diceritakan Laal kepada penumpang kereta lainnya layaknya berdongeng. Untuk penonton sendiri seperti mendapat sensasi membaca setiap chapter atau bab pada sebuah novel. Perkenalan yang ringan, lalu masuk pada fase serius dengan hadirnya konflik dan ending cerita yang entah happy ending atau sebaliknya.

Laal Singh Chaddha menjadi cerita menarik dan berhasil menaklukan penonton seperti yag dilakukan pada film aslinya Forrest Gump. Tanpa embel-embel dari film aslinya Forrest Gump, sebagai film India Laal Singh Chaddha memiliki daya tariknya tersendiri. Tanpa harus melihat dan membandingkan dengan versi aslinya Forrest Gump terlebih dahulu.

Untuk Laal Singh Chaddha, kembali Aamir Khan memerankan karakter yang memiliki kekurangan. Ia pun kembali berhasil membawa karakter Laal melekat padanya. Chemistry yang dibangun dengan lawan mainnya pun berhasil dan membuat pesan filmnya tersampaikan dengan baik.

Utamanya dengan Kareena Kapoor yang dalam filmnya sebagai Rupa, sosok perempuan yang sangat Laal cinta selain Ibunya sendiri. Rupa adalah pertama dan terakhir dari seorang Laal. Keduanya mampu membangun emosi turun-naik di penonton, bahkan hadirkan air mata di penonton.

Laal Singh Chaddha menjadi pembuktian lain dari bollywood, bahwa tanpa harus melulu menampilkan nyanyian dan tarian dalam filmnya. Keidentikan India tetap dipertahankan yang memang menjadi identitas.

Production company: Aamir Khan Production, Viacom18 Studios
Distributor: Paramount Pictures
Cast: Aamir Khan (Laal Singh Chaddha), Kareena Kapoor (Rupa), Mona Singh (Mrs. Chaddha), Naga Chaitanya (Bala), Manav Vij (Mohammad Paaji), etc
Director: Advait Chandan
Screenplay: Atul Kulkarni
Producers: Aamir Khan, Kiran Rao, Jyoti Deshpande, Ajit Andhare
Duration: 2 hours 39 minutes