Review

Review: Hidden Strike, Aksi Duo JC Gagalkan Pencurian Minyak

41
×

Review: Hidden Strike, Aksi Duo JC Gagalkan Pencurian Minyak

Share this article

LASAK.iDHidden Strike pada awal produksi pernah mengganti judulnya dari Snafu lalu berganti Project X sampai yang terakhir Project X-Traction. XYZ Films selaku rumah produksi pada akhirnya mengganti judulnya menjadi Hidden Strike, lebih menarik sebagai brand untuk dijual.

Hidden Strike karya sutradara Scott Waugh dan penulis Arash Amel sebenarnya telah diproduksi lebih dari 5 tahun lalu. Pandemi dan beberapa masalah yang mengiri proses produksi membuat perilisan film Hidden Strike tertunda cukup lama.

Akhirnya, pada kuartal ketiga tahun ini, Hidden Strike bisa tayang di banyak negara, termasuk di tanah air pada 13 Juli 2023. Filmnya sendiri dibintangi oleh dua aktor beda negara dan generasi namun dengan kesamaan inisial JC, yaitu Jackie Chan dan John Cena.

Sinopsis

Filmnya mengajak dalam aksi dua karakter yang diperankan keduanya, Luo Feng dan Chris Van Horne untuk menghentikan pencurian minyak terbesar dalam sejarah yang dilakukan Owen Paddock (Pilou Asbæk). Kejahatan besar karena Owen merasa kecewa dengan pemerintah Cina yang memberikan upah kecil untuknya.

Misi awalnya dengan menculik Profesor (Jiang Wenli) yang memang memiliki akses dalam mengoperasikan kilang minyak tersebut. Chris yang tidak mengetahui misi sebenarnya mengiyakan karena membutuhkan sejumlah uang untuk membangun sumur di pedesaan di tengah gurun.

Chris bekerja bersama adiknya bernama Henry Van Horne (Amadeus Serafini). Saat berada dititik pertemuan ketika menyerahkan Profesor, Chris baru tahu bahwa yang menyewanya adalah Owen temannya sendiri. Mengetahui alasan dan tujuan dari Owen memilih untuk tidak menerima tawaran temannya.

Akibatnya, Henry dan beberapa rekannya yang lain ditembak oleh Owen dan anak buahnya karena dirasa gagal. Kembali ke desa untuk menunggu waktu pertemuan dengan adiknya untuk menerima upahnya namun tidak kunjung ada kabar.

Chris kemudian ke lokasi yang dijanjikan sebelumnya, betapa kagetnya ketika mendapati adiknya sudah tergeletak tak bernyawa dengan beberapa orang lainnya. Saat itu, Luo Feng yang mengikutinya sejak dari tengah gurun menyadari Chris adalah dalang pembajakan bus para pekerja kilang dan menuduhnya sebagai pembunuh dari orang-orang dalam bus yang didominasi oleh orang cina.

Chris yang merasa hanya disewa untuk menculik Profesor mengatakan dengan tegas bahwa yang melakukannya orang lain. Seorang bernama Owen yang memiliki obsesi besar mengambil untung dengan menjual minyak mentah kepada pihak asing.

Memiliki tujuan sama, keduanya pun akhirnya bekerja sama untuk melawan kelompok penjahat yang dipimpin oleh Owen. Meski hanya mereka berdua dengan minim senjata namun mampu mengalahkan puluhan anak buah dari Owen.

Kapal tangker ilegal yang membeli minyak dari Owen pun berhasil ditangkap oleh pihak tentara cina yang merupakan satuan yang dipimpin oleh Luo Feng.

Review

Hidden Strike membawa dua nuansa khas pada sisi sinematografi. Film ini membawa style hollywood mengingat Scott Waugh dengan statusnya sebagai sutradara Amerika. Dikenal dengan sejumlah karya yang sukses dipasaran seperti Need for Speed, 6 Below: Miracle on the Mountain dan yang akan tayang Expend4bles.

Terlihat juga dari karya terbaru Hidden Strike, bagaimana ia menempatkan blocking dan angle kamera tiap-tiap adegan. Seringnya terlihat ketika melakoni adegan aksi baik fight, baku tembak juga aksi kejar-kejaran dengan kendaraan. Mengingat banyak film dengan tema aksi yang menjadi karya dari Scott Waugh.

Style akan film Hong Kong pun terlihat, ini tak lepas dari cerita dengan konflik yang dibangunnya memang condong ke negara tersebut. Terlebih pengaruh besar dari sang bintang besarnya yang tak lain adalah Jackie Chan.

Terlihat dari color filmnya yang seringnya membawa pada warna tungsten dan sebenarnya juga pada blocking dan angle kamera. Pengaruh dari sebagian besar filmnya berasal dari negara yang sama dengan Jackie Chan. Salah satunya, Tony Cheung yang memegang peran pada sinematografi filmnya. Bisa digambarkan Hidden Strike merupakan film dengan rasa hollywood sekaligus Hong Kong.

Pengaruh Jackie Chan pada filmnya juga cukup besar. Penikmat dari film yang dibintangi sang aktor, akan hafal betul dengan detail dan kesamaan yang dilakukan di setiap filmnya. Satu di antaranya adalah kekonyolan yang sellau diciptakan sang aktor dengan lawan mainnya dari dialog hingga adegan yang membuat penggemarnya selalu mengatakan “hanya Jackie Chan yang bisa melakukan hal semacam itu“.

Selalu akan ada tawa walau terbilang adegan yang dilakukan merupakan adegan yang berbahaya. Seperti dalam film Hidden Strike, ketika kita sudah dibawa dalam sebuah ketegangan dan keseriusan, pada akhirnya sang aktor juga yang membuat tawa di penonton dengan kekonyolan yang dihadirkan. Bahkan serang John Cena mampu terbawa dengan kekonyolan yang selalu dihadirkan oleh Jackie Chan.

Hanya saja, film ini untuk kekuatan cerita sebenarnya masih kurang. Maksud dan konfliknya ceritanya memang tersampaikan ke penonton itu pun secara garis besar. Tapi tidak ada unsur kejutan atau sebuah plot twist yang membuat penonton menjadi terheran-heran.

Begitu pun dengan latar film Hidden Strike yang juga banyak dilakukan jauh sebelum film ini. Jadi menjadi wajar jika banyak penonton membandingkan atau menyamakan Hidden Strike dengan film-film sebelumnya.

Yang juga kurang membuat greget di penonton pada adegan fight, bukan juga tidak menarik namun di banyak momen gerakan fight terlihat lebih lambat dari yang biasanya kedua aktor lakoni. Kecepatan bertarungnya seperti diperlambat 1x dari biasanya.

Production company: XYZ Films
Distributor: XYZ Films
Cast: Jackie Chan (Luo Feng), John Cena (Chris Van Horne), Pilou Asbæk (Owen Paddock), Zhenwei Wang (Xiao Wei), Rachael Holoway (Raider), Amadeus Serafini (Henry Van Horne), Minghao Hou (), Max Huang (Non-Chinese Contractor), Rima Zeidan (), Jun Gong (Haiming), Li Ma (), etc
Director: Scott Waugh
Screenwriter: Arash Amel
Producers: Hans Canosa, Esmond Ren
Duration: 1 hours 42 minutes