Review

Box Office Dunia, Dragon Ball Akhirnya Tayang di Bioskop Tanah Air

160
×

Box Office Dunia, Dragon Ball Akhirnya Tayang di Bioskop Tanah Air

Share this article

LASAK.iD – Lagi dan lagi 20th Century Fox merilis film terbarunya di awal tahun 2019 ini. Tidak kalah dengan film lainnya, Dragon Ball Super: Broly menjadi yang paling ditunggu penggemarnya khususnya mereka yang merasakan masa kecil di awal 90-an. Ini merupakan film ke-20 dari fitur dragon ball secara keseluruhan dan menjadi yang pertama membawa branding Dragon Ball Super. Dari 20 film yang telah dirilis, film Dragon Ball Super: Broly menjadi ketiga kalinya untuk Akira Toriyama, kreator dari dragon ball ikut terlibat. Film ini sebenarnya tidak ada rencana tayang di tanah air, karena respon positif didapatkan dan menjadi salah satu film box office di 2018 lalu. Finally, film tentang bangsa Saiya ini bisa tayang di tanah air. Meski terbilang terlambat namun antusias penonton tanah air cukup besar terhadap film dragon ball. Film yang disutradarai Tatsuya Nagamine dan ditulis langsung oleh pencipta seri Dragon BallAkira Toriyama ini masih menceritakan kembali tentang bangsa Saiya bisa sampai ke bumi. Untuk mereka yang mengikuti serialnya dari dragon ball khususnya yang tayang di tanah air pastinya sedikit banyak mengerti dari cerita yang disajikan dalam film Dragon Ball Super: Broly.

Vegeta, Dragon Ball/ dok. istimewa – Lasak.id

Jika sedikit flash back ke serialnya di awal 90-an, Dragon Ball Super: Broly lebih mirip sebagai sebuah film prekuel, tetapi dari sisi lain dan melihat franchise film dragon ball seperti sebuah spin off, karena karakter Broly sebenarnya sudah muncul dalam 3 seri Dragon Ball Z di tahun 1993 hingga 1994 (Dragon Ball Z: Broly – The Legendary Super Saiyan (1993), Dragon Ball Z: Broly – Second Coming (1994) dan Dragon Ball Z: Bio-Broly (1994)). Kali ini dalam film Dragon Ball Super: Broly karakter Broly lebih diperdetail oleh sang kreator juga penulis yaitu Akira Toriyama, tentang siapakah Broly sebenarnya dan kenapa dirinya bisa dikatakan sebagai super saiya legendaris, yang hanya muncul 1000 tahun sekali dari bangsa Saiya dari planet VegetaSuper saiya legendaris (membuat warna lebih ke hijau) memiliki kekuatan berkali-kali lipat dibandingkan dengan super saiya lainnya yang juga sempat muncul dalam film Dragon Ball Super: Broly, yang dilakukan oleh Son Goku dan Vegeta, seperti super saiya god dengan rambut agak kemerahan dan super saiya blue dengan rambut birunya. Jangan katinggalan juga ada super saiya rose dengan rambut berwarna pink, sayangnya tidak muncul di dalam film Dragon Ball Super: Broly. Selain itu pertarungan dalam film ini jauh lebih dahsyat dari sebelum-sebelumnya, sepertinya segala kekuatan super muncul. Salah satunya membuat daerah paling dingin di bumi berubah menjadi daerah yang lebih hangat seperti gurun pasir. Hanya saja jika dibandingkan dengan franchise sebelumnya, kali ini sosok Son Goku bukanlah fokus utama untuk diceritakan secara menyeluruh namun tetap muncul sebagai sosok utama dari semua cerita dari dragon ball bersama Vegeta. Meski tidak banyak, sosok Son Goku yang memang selalu terkesan bodoh dan konyol memunculkan gelak tawa untuk penonton ditengah-tengah pertarungan yang serius.

Dragon Ball Super: Broly

Dragon Ball Super: Broly masih mencirikan yang mereka banget, dengan tetap setia menampilkan animasi gabungan antara 2D dan 3D yang menjadi ciri khas dari dragon ball sejak kemunculannya di tahun 1985. Meski memberikan kesan tradisional pada kenyataannya kesuksesan film Dragon Ball Super: Broly sangat signifikan loh. Dengan pendapatan mencapai 102 juta US Dollar atau mencapai 1.4 triliun Rupiah sejak dirilis 14 November 2018 lalu di Jepang hingga kini, yang memposisikan Dragon Ball Super: Broly sebagai salah satu film box office dunia. Sekaligus menempatkan Dragon Ball Super: Broly sebagai franchise tersukses dari dragon ball. Sedikit catatan saja khususnya untuk kalian yang ingin nonton dengan membawa anak kecil. Film animasi memang selalu identik dengan anak kecil namun dengan sebagian besar adegan adalah pertarungan. Parenting guide menjadi penting saat mengajak anak kecil menonton film keluaran Toei Animation tersebut. Dragon Ball Super: Broly sempat tayang pada midnight lalu tepatnya 16 Februari 2019 namun secara resmi tayang serentak mulai Kamis (20/2/2019) di seluruh bioskop. Film ini oleh sebagian orang sebagai ajang bernostalgia dengan tontonan animasi atau kartun tahun 90-an. Tim Lasak,id sangat merekomendasikan film ini untuk semua umur.

Plot Dragon Ball Super: Broly

Goku, Dragon Ball/ dok. istimewa – Lasak.id

 

Kakarot atau yang lebih dikenal dengan Goku yang secara tidak sengaja harus hidup di bumi karena planet tempat tinggalnya, Vegeta dihancurkan oleh Frieza, seorang raja yang terusik dengan legenda super saiya yang dimiliki oleh bangsa Saiya. Hal itu dilakukannya setelah kekuasaan dari ayahnya Raja Cold menyerahkan tahta kepadanya. Selain Goku ada pula Pangeran Vegeta yang merupakan anak dan penerus dari kerajaan bangsa Saiya yang selamat karena sedang berada di planet yang berbeda. Namun sebelum itu, ada yang selamat secara tidak sengaja karena dibuang oleh Raja Vegeta ke planet antah berantah yang tak layak huni, yaitu planet Vampa. Dia adalah Broly kecil, anak dari panglima perang planet Vegeta, Paragus. Hal tersebut karena Raja Vegeta merasa Pangeran Vegeta tersaingi oleh Broly yang memiliki kekuatan luar biasa sejak kecil. Tak ingin menjadi masalah di masa depan, Raja Vegeta memberikan pilihan antara membuangnya ke planet lain atau dibunuh. Melihat kejadian tersebut, Paragus tidak tinggal diam dan memutuskan utnuk mengejar anaknya tersebut. Terdampar lama di planet Vampar memberikan kekuatan yang luar biasa kepada Broly, terlebih Paragus sebagai ayah memberikan pelajaran bertarung tanpa henti karena mempersiapkan Broly untuk balas dendam. Setelah dewasa, dua anggota dari prajurit Frieza yang diberi tugas mencari petarung hebat menemukannya Broly dan ayahnya di planet Vampa. Demi mendapatkan hadiah, Broly dan ayahnya dibawa untuk menemui Frieza. Merasa kekuatan Broly sangat luar biasa, Frieza memanfaatkannya untuk membalaskan dendamnya kepada Goku dan Vegeta yang telah mengalahkannya. Dendam itu seraya dengan Paragus yang merasa dikhianati oleh Raja Vegeta terdahulu. Pertarungan hebat tersaji antara ketiga orang dari bangsa Saiya, yaitu Broly, Vegeta dan Goku. Ciri khas dari bangsa Saiya adalah peningkatan kekuatan saat pertarungan. Hal ini yang terjadi pada Broly, namun dirinya tidak mengetahui sejauh mana kemampuan bertarung dirinya. Mendapati Vegeta dan Goku bisa sampai tingkatan super saiya blue, memicu Broly hingga ketingkat super saiya legendari yang membuatnya berwarna hijau. Sempat saling kewalahan, akhirnya Goku dengan kemampuan berpindahnya yang cepat meminta bantuan kepada Piccolo.

Karena sudah tidak memiliki kacang ajaib, membuat Goku mengambil keputusan untuk menggunakan fusion yang menggabungkan kedua kekuatan Goku dan Vegeta bernama, Gogeta. Jauh lebih unggul, Gogeta mulai berhasil memukul mundur Broly, merasa kasihan dan kemungkinan Broly bisa kalah dalam pertarungan. Cheelai dan Lemo yang menemukan akhirnya menggunakan kekuatan 7 bola naga yang sempat dicuri oleh pasukan Frieza dari lab milik Bulma untuk membuat permohonan demi membantu Broly. Pertarungan pun berakhir, namun niat jahat Frieza tidak sampai disitu saja. Rasa ingin membalaskan dendam kepada Goku dan Vegeta terus berlanjut walau sebelumnya sempat dibangkitkan kembali oleh Goku menggunakan 7 bola naga. Merasa punya tantangan baru, sesekali Goku mengunjungi planet Vampa tempat tinggal Broly untuk mengajaknya berlatih bersama dan mencoba mengajari Broly mengendalikan kekuatan supernya.

(Sarah)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x