CinemaFilm

Siksa Kubur Karya Joko Anwar Siap Berikan Ketegangan Horror Berbeda

62
×

Siksa Kubur Karya Joko Anwar Siap Berikan Ketegangan Horror Berbeda

Share this article

Joko Anwar menawarkan tontonan berbeda di film Siksa Kubur dengan padu padankan antara cerita dan sinematografi.

LASAK.iDSiksa Kubur menjadi karya terbaru dari sutradara Joko Anwar yang kembali mengusung genre horror thriller. Setelah bekerja sama dengan beberapa rumah produksi lokal tanah air untuk filmnya terdahulu, kini Joko Anwar memproduksi film terbaru berjudul Siksa Kubur di bawah naungan rumah produksi miliknya Come and See Pictures.

Menilik karyanya terdahulu, sebut saja Pengabdi Setan (2017 & 2022), Perempuan Tanah Jahanam (2019) hingga Pintu Terlarang (2009), selalu mengundang penasaran penikmat film tanah air, terutama pengguna media sosial. Tak hanya melalui sajian potongan adegan dalam trailer-nya tetapi juga pada judul filmnya.

Hal serupa kembali dilakukan, sejak dipublikasikan pertama kali di tahun 2023 lalu. Berlanjut pada Rabu (13/3), Come and See Pictures merilis kembali potongan adegan yang lebih panjang dalam trailer resmi filmnya. Selama 2.09 menit, mulai terlihat satu per satu ansambel cast dengan gambaran singkat karakter yang akan dimainkan.

Di sisi lain yang juga terlihat jelas dari trailer adalah gaya khas dari directing seorang Joko Anwar, pada sajian cerita dan sinematografi filmnya. Untuk cerita yang ditulisnya langsung (original story) atau sebuah adaptasi, Joko Anwar mengeksekusinya dengan membawa nuansa penuh misteri dan teka-teki.

Hal yang selalu diciptakan Joko Anwar untuk membentuk ekspektasi penonton bahwa setiap filmnya memiliki keterkaitan satu sama lain. Menuntut ketelitian dalam menonton, seperti kebanyakan film petunjuk ini entah diselipkan pada dialog, simbol atau bahkan sebenarnya karakter itu sendiri.

Tema yang sering diusung Joko Anwar sebenarnya pun cukup umum, dengan mengambil sisi yang related dengan kehidupan nyata. Akhirnya menjadi berbeda dalam pengeksekusian, dengan mengambil sisi lainnya yang tidak biasa dari temanya itu. Tentu sebagai sisi boom-nya selalu ada plot twist yang membagongkan untuk penonton.

Hal yang diperkuat dengan sinematografi filmnya, terutama dari tampilan warna (rona) dan sudut kamera filmnya dalam membentuk perspektif ruang. Pada warna film misalnya, Joko Anwar selalu memadukan dua skema warna monokromatik sekaligus di dalamnya, yaitu kuning-hitam. Namun, bermain pada warna transisi mengikuti alur cerita itu sendiri.

Dua warna yang memiliki kemiripan mood dan efek serupa dalam menggambar sisi “tidak baik“, misalnya kesedihan, ketakutan, kejahatan, kegilaan, penyakit dan rasa tidak aman. Ini pun seiring dengan genre dan alur cerita filmnya itu sendiri. Namun, ditemukan sedikit pada filmnya warna penyeimbang, seperti warna putih.

Diungkapkan Joko Anwar di setiap kesempatan perilisan film terbaru, ia mengungkapkan bahwa setiap film setelahnya akan memberikan sesuatu yang baru atau peningkatan dari banyak sisi. Meski baru sebatas trailer hal yang dimaksudkan terlihat walau belum secara utuh.

Salah satunya pada sinematografi yang terlihat memberikan progress. Untuk beberapa film Joko Anwar selalu mampu memberikan dimensi dan perspektif berbeda di sebagian penonton ketika melihat scene yang menampilkan sebuah lorong atau ruangan.

Bahkan untuk film horror atau thriller yang biasanya diusung oleh Joko Anwar, dimensi dan perspektif ruangan menciptakan dan menambah rasa kengerian dari ceritanya.

Sekilas yang bisa dilihat dari perilisan trailer film Siksa Kubur. Untuk tahu jawaban lengkapnya harus menunggu saat menonton filmnya. Semoga sesuai ekspektasi penonton di April mendatang.

Selain itu, kembali Joko Anwar berani untuk “menumpuk” pemain bintangnya dalam satu produksi film. Siksa Kubur mengumpulkan para aktor dan aktris lintas generasi yang ternyata rata-rata pernah mencicipi penghargaan tertinggi Piala Citra. Dari yang termuda hadir pemain remaja , Muzakki Ramdhan dan Widuri Putri.

Para senior hadir nama Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Arswendy Bening Swara, Jajang C. Noer, Niniek L. Karim, Djenar Maesa Ayu dan Happy Salma. Untuk generasi tengah sekaligus menjadi karakter utama filmnya, ada nama Reza Rahadian dan pendatang baru Faradina Mufti.

Begitu pun Fachri Albar juga Putri Ayudya yang semakin membuat penasaran cerita yang dibangun filmnya. Tak ketinggalan kehadiran pemain pendatang baru Runny Rudiyanti dan Kania Atmaja.

Film Siksa Kubur sudah dipastikan akan tayang di momen Idul Fitri tahun ini atau 10 April 2024. Tak hanya di tanah air, film Siksa Kubur tengah dalam pembicaraan untuk tayang di 10 negara lain, yang sebagian besar di Asia Tenggara.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x