Film

Just Mom Hadir Kembali di Bioskop Online Mulai 2 Agustus 2023

115
×

Just Mom Hadir Kembali di Bioskop Online Mulai 2 Agustus 2023

Share this article

LASAK.iDJust Mom film karya sutradara Jiehan Angga yang sekaligus penulis filmnya merupakan film produksi Dapur Films yang bekerja sama dengan TWC (Taman Wisata Candi). Film yang dibintangi aktris senior Christine Hakim dan Ayushita sebenarnya sempat tayang di awal 2022 lalu.

Kini hadir kembali untuk penikmat film, di mana Dapur Films bekerja sama dengan Bioskop Online yang merupakan sebuah platform nonton online. Just Mom yang menjadi konten premiere Bioskop Online tayang di Bioskop Online mulai 2 Agustus 2023, yang bisa ditonton melalui website dan aplikasi dengan membeli tiket seharga Rp 20.000,-.

Kita di Bioskop Online tentunya memiliki visi Dan ingin menayangkan film yang penting untuk bisa disampaikan. Kita sebenarnya menonton filmnya di premiere yang pertama untuk tayang di bioskop. Kita merasa bahwa film ini membawa pesan yang sangat baik sekali dan bisa menjadi reflektif untuk kita bagaimana kita berhubungan dengan ibu, saudara kandung, keluarga Dan penting sekali untuk diceritakan. Cerita pun menjadi relate dengan masyarakat“, ungkap Ajeng Parameswari selaku President Of Bioskop Online.

Just Mom merupakan film bergenre drama keluarga dengan benang merah ceritanya pada sosok Ibu. Yang berdasarkan buku karya Bagas Dwi Bawono berjudul Ibu, Doa yang Hilang. Pada bukunya sebenarnya yang diceritakan merupakan keseharian dari penulis bersama dengan Ibu.

Hanung Bramantyo yang terlibat sebagai produser merasa terlalu biasa dan kurang menarik jika sekedar menceritakan keseharian seorang Ibu. Akhirnya, ide untuk mengembangkan benang merah bukunya menjadi cerita dalam film Just Mom terinspirasi kisah dari salah satu tim produksi dari Dapur Films.

Di mana, sang Ibu memilih merawat seorang ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) sekaligus untuk menemani kesepian di tengah perantauan anaknya. Juga momen ketika seorang Ibu yang selalu terlihat baik-baik saja di depan anak atau keluarga walau faktanya justru sebaliknya.

Saya membaca ternyata isinya novel karya Bagas Dwi Bawono tentang Ibu, Doa yang Hilang. Isinya penggalan kisah Bagas berhubungan dengan Ibunya yang sangat relate dengan saya, Jiehan Angga dan tim akhirnya kita buat film tentang Ibu. Menjadi tidak menarik ketika hanya tentang keseharian Ibu saja. Kemudian muncul suatu ide, ada satu kasus bahwa ada seorang Ibu karena kesepiannya ditinggal anak-anaknya, kemudian merawat seorang ODGJ dan mengangkatnya menjadi anak. Jadi ODGJ kemudian bisa menjadi trigger penonton untuk mengetahui bahwa ini yang dilakukan Ibu ketika jauh dari anak-anaknya”, jelas Hanung Bramantyo.

Selain itu, Hanung Bramantyo menegaskan bahwa Just Mom memberikan sebuah tontonan yang kompleks. Tak sekedar tontonan yang mengharu biru, tetapi juga dengan sentuhan komedi. Bahkan terselip juga pada karakter utamanya, yaitu Ibu.

Ini film buat saya cukup kompleks, ada harunya ada lucunya ada senangnya ada menimbulkan bikin kangen pada keluarga“, tegas Hanung.

Just Mom sebuah film yang membawa pesan-pesan mendalam tentang dilema dan konflik yang sering dihadapi oleh sebuah keluarga. Kisah yang hangat namun emosional, serta mengajarkan pentingnya menghargai orang tua yang semakin bertambah usia, yang akan menyentuh perasaan para penontonnya.

Dalam kisahnya, kita mengikuti perjalanan hidup Siti, seorang ibu yang kesepian karena anak-anaknya sibuk dengan urusan masing-masing. Meski demikian, naluri keibuan Siti tetap ingin melimpahkan kasih sayangnya kepada anak-anaknya. Namun, kisahnya berubah ketika Siti memilih untuk memberikan kasih sayangnya yang tulus dengan merawat Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).