FilmHappening

Film 13 Bom di Jakarta Rilis Official Poster dan Trailer Perdana

204
×

Film 13 Bom di Jakarta Rilis Official Poster dan Trailer Perdana

Share this article

Film aksi 13 Bom di Jakarta karya sutradara Angga Dwimas Sasongko dari rumah produksi Visinema Pictures tawarkan aksi lewat pendekatan practical shooting dengan practical effect untuk berikan kesan seperti kejadian sebenarnya.

Jakarta, Lasak.id – Film action 13 Bom di Jakarta karya sutradara Angga Dwimas Sasongko dan produser Taufan Adryan merilis official poster dan trailer perdana. Trailer menunjukkan adegan penuh ledakan dari aksi para teroris di kota Jakarta yang mengancam warga. Visinema Pictures lewat 13 Bom di Jakarta menjanjikan pengalaman menonton yang menegangkan dengan deretan aksi dan laga spektakuler.

Trailer dibuka dengan potongan dialog dari teroris bernama Arok (diperankan Rio Dewanto) yang menyulut berbagai adegan teror di seluruh kota. Pengeboman besar yang dilakukan Arok dan kelompok terorisnya membuat Badan Kontra Terorisme Indonesia terdesak. Langkah tersebut dilakukan untuk segera bertindak dan melindungi seluruh warga sipil yang ketakutan dan panik. Kelompok teroris menebar ancaman mulai dari peretasan yang melumpuhkan sistem keamanan hingga baku tembak dengan aparat yang menewaskan pihak keamanan negara.

Official Poster 13 Bom di Jakarta
Official Poster 13 Bom di Jakarta (Sumber / Istimewa)

Guna menunjang pengalaman yang imersif dalam adegan action, film tersebut menggunakan senjata asli dalam produksinya. Selain itu, syuting juga dilakukan dengan pendekatan practical shooting yang membuat seluruh adegan terasa lebih real. Seperti ketegangan yang dihadirkan dari kejar-kejaran mobil (car chase) hingga baku tembak.

Baca juga: 13 Bom di Jakarta Bagikan Video Behind the Scene Pembuatan Set Lokasi

Founder & CEO Visinema sekaligus sutradara 13 Bom di Jakarta, Angga Dwimas Sasongko mengatakan meski seluruh adegan dilakukan dengan pendekatan practical shooting yang memiliki risiko tinggi, ia menegaskan dalam proses produksi telah ditetapkan standar keamanan ketat.

Banyak sekali practical effect yang kami lakukan di film ini. Semua senjata yang digunakan asli dengan blank bullets sehingga semua percikan api dan peluru yang keluar tidak ada satupun yang menggunakan CGI. Namun pastinya kami tetap mengutamakan safety para pemain dan kru, disiplin SOP dilakukan secara ketat,” kata Angga Dwimas Sasongko.

Pendekatan practical shooting dengan practical effect diakui pemeran Arok, Rio Dewanto membantunya dalam beradegan. Ia menyebut, film 13 Bom di Jakarta adalah salah satu film yang memiliki adegan ledakan terbesar di Indonesia yang pernah ada.

Film “13 Bom di Jakarta” menurut gue salah satu film dengan adegan practical scene ledakan terbesar di Indonesia yang pernah ada. Dan dengan adanya practical effect yang digunakan itu membantu gue sebagai aktor karena memberikan sensasi yang lebih real saat gunfight maupun adegan ledakan sehingga penonton akan ikut merasakan situasi menegangkan dan mencekam,” kata Rio Dewanto.

Baca juga: 13 Bom di Jakarta, Film Aksi Tanah Air Rilis Teaser Trailer

Film 13 Bom di Jakarta dibintangi oleh Chicco Kurniawan (Oscar), Ardhito Pramono (William), Lutesha (Agnes), Rio Dewanto (Arok), Muhammad Khan (Waluyo), Rukman Rosadi (Damaskus), Ganindra Bimo (Emil), Putri Ayudya (Karin), Andri Mashadi (Fajar) dan Niken Anjani (Gita).

Film 13 Bom di Jakarta akan tayang serentak mulai 28 Desember 2023 di seluruh bioskop Indonesia. Official poster dan video trailer sudah dapat disaksikan melalui kanal Youtube Visinema Pictures maupun akun Instagram @13bomdijakartafilm.

Sinopsis Film 13 Bom di Jakarta

Jakarta, kota metropolitan dengan segala hingar bingarnya, seketika menjadi kelam. Sekumpulan teroris melancarkan serangannya dengan ancaman 13 bom yang disebar di seantero Jakarta. Penelusuran Badan Intelijen dan agen rahasia atas teror tersebut mengarah pada Oscar (Chicco Kurniawan) dan William (Ardhito Pramono), dua orang pengusaha muda di bidang mata uang digital yang dianggap terlibat.

Misi tim agen rahasia pun menjadi rumit ketika mereka mencurigai adanya penyusup dalam tim. Di sisi lain, pemimpin kelompok teroris, Arok (Rio Dewanto) tak henti menebar teror dengan meledakkan bom setiap 8 jam. Satu-satunya cara menghentikan serangan teror tersebut adalah menyerahkan imbalan bernilai fantastis atau keselamatan seluruh warga Jakarta terancam.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x