Fajar Bustomi Akui Gunakan Treatment Sama Untuk Film Adaptasi
Film

Fajar Bustomi Akui Gunakan Treatment Sama Untuk Film Adaptasi 

LASAK.iD – Kesuksesan yang dicapai Fajar Bustomi sebagai sutradara tidak perlu dipungkiri. Karyanya yang meraih sukses besar, satu di antaranya dari film berjudul Dilan. Ini adalah film adaptasi novel best seller dengan judul sama karya Pidi Baiq.

Sukses yang sama coba diraih kembali oleh Fajar untuk karya terbaru. Langkah berani dilakukan Fajar dengan me-remake film sukses Korea Selatan di tahun 2001 berjudul My Sassy Girl. Bersama Falcon Pictures, Fajar membuat My Sassy Girl versi Indonesia dengan latar zaman saat ini.

Berkaca dari film Dilan di tahun 2018, Fajar menggunakan rumus yang sama dengan menggaet pemain-pemain baru untuk menjadi karakter central. Selain Jefri Nichol yang lebih senior, Fajar menggandeng penyanyi muda Tiara Andini untuk menjadi lawan mainnya. Juga nama baru lainnya, seperti Nuka Idol dan juga Mahen.

Treatment yang saya lakukan di film ini sama seperti film Dilan. Saya mengesampingkan nantinya orang akan membandingkan. Saya mau bikin film ini harus kasih yang total. Saya mau kasih tontonan terbaik untuk penonton Indonesia“, ungkap Fajar Bustomi.

Fajar Bustomi berharap dengan dirinya dan para pemain memberikan yang total untuk film ini. Tak akan membuat malu nama Indonesia. Pujian pun dapat terlontar tak hanya dari para film maker tetapi juga dari aktor dan aktris Korea Selatan untuk film Indonesia.

Melihat hasilnya, Fajar Bustomi merasa puas dan tak segan memuji akting para pemain. Terlebih untuk mereka yang baru terjun di industri perfilman. Terutama Tiara yang total dan cukup berhasil merubah image lembutnya ke karakter wanita yang sedikit kasar dan memiliki power terhadap laki-laki.

My Sassy Girl yang dibintangi Jefri Nichol dan Tiara Andini akan tayang di bioskop mulai 23 Juni 2022 mendatang.

Komentarlah yang bijak

Related posts