MusicEntertainment

Konser Jadi Alasan Cakra Khan Rilis Cepat Album Divine

87
×

Konser Jadi Alasan Cakra Khan Rilis Cepat Album Divine

Share this article

Cakra Khan penyanyi Indonesia yang sebelumnya sukses lolos audisi ajang pencarian bakat America's Got Talent dengan suara khasnya yang mampu memikat keempat juri dan penonton yang hadir.

(photo by Sarah) Potret bahagia penyanyi Cakra Khan setelah mengumumkan perilisan album keduanya bertajuk Divine setelah penantian selama 11 tahun, pada Senin (12/2).

LASAK.iD – Cakra Khan, solois pria tanah air akhirnya memperkenalkan album terbaru kepada penggemar pada Senin (12/2). Album bertajuk Divine yang merupakan album ke-2 menjadi istimewa untuk Cakra, karena penantiannya selama 11 tahun. Terkahir kali dilakukannya pada 2013 untuk album pertamanya, Cakra Khan.

Selain jarak waktu yang cukup jauh yaitu 11 tahun, perilisan album Divine milik Cakra cukup berdekatan dengan momen pemilu yang hanya tinggal menghitung hari. Cakra Khan yang ditemui seusai acara mengungkapkan, hal ini dilakukan dikarenakan jelang momen konsernya yang hanya berjarak 3 hari setelah pemilu, tepatnya di tanggal 17 Februari 2024 yang akan digelar di Malaysia.

Ada 27 set lagu yang dipersiapkan Cakra Khan untuk konsernya di Malaysia. Beberapa lagu ternyata berasal dari album Divine. Untuk membuat para penggemar akrab dengan lagu terbaru dari albumnya tersebut, Cakra Khan mempercepat perilisan album Divine.

Gw paksain rilis karena ada beberapa yang salah satunya konser di Malaysia tuh ada beberapa lagu yang gw bawain dari album Divine ini. Jadi, itu salah satu reason yang paling bikin gw harus rilis cepat-cepat“, ungkap Cakra Khan.

Cakra Khan akan menghibur 3 ribu penggemarnya di Malaysia dengan durasi kurang lebih selama 2.5 jam. Tak sendiri, Cakra Khan pun menghadirkan beberapa musisi dan penyanyi untuk menjadi guest star di konsernya tersebut. Tak ingin biasa saja, konsernya nanti Cakra Khan tidak hanya tampil dengan full band tetapi akan tampil dengan nuansa orkestra.

Album Divine

Album Divine sendiri terdiri dari 15 lagu, dengan 11 lagu baru dan 4 lagu lainnya merupakan lagu yang pernah dirilis sebelumnya. Di antaranya, Broken Symphony, Salah Tapi Baik, Kepada Hati, Cahaya, Tennessee Whiskey, Take The Pain, Tak Sejalan, Memilih Dia, Coming Home, Nanti, Sehebat Apapun Cinta, Get Together, Persinggahanmu, Rindu Tak Bersuara dan Kamu Adalah.

Setelah nego yang alot dengan Ade Govinda, Bu Tina dan MyMusic akhirnya setelah 2013, saya diizinkan bikin album, yang kebetulan ini album kedua saya. Makanya jangan nanggung jadi sekalian, saya kumpulin lagu dan akhirnya dapatlah 11 lagu baru, ditambah lagu-lagu yang kemarin saya sudah rilis“, jelas Cakra Khan.

Di album keduanya, Cakra Khan melibatkan cukup banyak musisi. Dominan musisi memang berasal dari tanah air, tetapi untuk lagu berjudul Broken Symphony, yang sekaligus menjadi title track albumnya, Cakra bahkan melibatkan musisi asal negeri Jiran, Malaysia, yaitu Aisha Retno. Lagu berbahasa inggris ini diproduseri oleh Petra Sihombing.

Selain Petra Sihombing dan Aisha Retno, ada nama Jaz Hayat, Ade Govinda, Mario G Klau, Tohpati, Mario Kacang, Ahmad Fredy, Alffy Rev, NSG, Yefta James, Roommate Project, Nomaden dan banyak lagi yang terlibat dalam album Divine ini.

Cakra Khan pun ambil andil dalam album ini dengan memasukkan lagu yang diciptakan sendiri. Sama dengan title track albumnya, Take The Pain pun lagu dengan lirik berbahasa inggris.

Saya juga nulis lagi sendiri dan baru satu yang saya masukkan karena mau cek ombak dulu. Karena di album saya song writernya luar biasa semua, jadi sambil saya belajar, saya coba tulis lagu juga dan saya masukkan di album Divine“, jelasnya lagi.

Selain itu, Cakra Khan menyebut album ini sangat istimewa sesuai dengan tajuk albumnya, Divine yang berarti ‘istimewa’. Selain penantian selama 11 tahun, lagu yang ada dalam album ini dipilih secara personal oleh Cakra Khan, termasuk satu lagi yang diciptakannya.

Tak heran proses pembuatan albumnya sendiri memakan waktu hingga 2 tahun, dengan lokasi rekaman yang berbeda-beda. Di mulai dari Jakarta, Bali hingga studio terkenal yang berada di London, Inggris yaitu Abbey Road Studio.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x