Music

D’Masiv Gelar Konser Selama 3 Jam Rayakan Momen 2 Dekade

39
×

D’Masiv Gelar Konser Selama 3 Jam Rayakan Momen 2 Dekade

Share this article

LASAK.iD – Tahun 2023 menjadi momen bahagia untuk band D’Masiv, yang merayakan perjalanan selama 20 tahun di industri musik tanah air. Yang dimulai Rian Ekky Pradipta (vokalis), Nurul Damar Ramadan (gitaris), Dwiki Aditya Marsall (gitaris), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bassis) dan Wahyu Piadji (drummer) pertama kali di 2003 silam.

Berkarya selama dua dekade, D’Masiv telah banyak mencetak berbagai hits populer yang wajar di usia mereka yang ke-20 disejajarkan sebagai salah satu legenda band tanah air. Pecapaian panjang yang d’Masiv rayakan melalui sebuah konser istimewa.

Bertajuk Dua Dekade D’Masiv, konser digelar pada Sabtu (1/7) malam yang bertempat di Hall Basket GBK, Jakarta. D’Masiv membawakan lagu hits yang mewakili mulai dari album pertama hingga yang terbaru Time (2022).

Total sekitar 25 lagu dibawakan Rian cs ditambah tiga lagu lainnya sebagai sedikit kejutan untuk masivers. Dua di antaranya D’Masiv meng-cover lagu penyanyi lainnya, yaitu Oops!…I Did It Again milik Britney Spears, serta Sedih Tak Berujung milik Glenn Fredly sebagai momen untuk mengenang sang musisi.

Satu lagu lainnya diciptakan khusus oleh D’Masiv untuk salah satu merek dagang untuk F&B, yang kebetulan sebagai pendukung dari momen konser Dua Dekade D’Masiv. Banyak momen spesial yang diberikan D’Masiv untuk ribuan penggemar yang memadati venue.

Di antaranya, D’Masiv membawakan lagu berjudul Besok feat Feel Koplo yang menjadi bagian dari track list dari album Time (2022). D’Masiv membuat gebrakan lainnya dari lagu ini dengan menggabungkan genre pop yang menjadi ciri dari band dengan genre koplo.

Bahkan, masivers yang hadir Sabtu malam tadi menjadi yang pertama melihat video klip dari lagu tersebut, yang rencananya dirilis ke publik sehari setelahnya.

Video dengan konsep full colour juga sentuhan komedi pada cerita menjadi cocok dengan genre yang diusung untuk lagunya. Hal berbeda lagi yang diberikan D’Masiv kepada penggemar juga penikmat musik tanah air.

Dalam konser Dua Dekade D’Masiv, Rian cs menghibur penggemar selama 3 jam yang membaginya menjadi 3 sesi berbeda. Untuk tiap sesi, D’Masiv berikan kejutan dengan penampilan istimewa dengan berkolaborasi dengan musisi lainnya.

Pada sesi pertama, hadir nama Gugun ‘Gugun Blues Shelter’ yang berkolaborasi untuk lagu Natural. Di lagu lainnya yang berjudul Kau Yang Tak Pernah Tahu (2021), D’Masiv mengundang langsung Fariz RM, musisi yang memang berkolaborasi dalam lagu tersebut.

Di sesi kedua, D’Masiv membawa masivers ke musik yang lebih lembut dengan menyanyikan beberapa lagu dalam alunan akustik. Ada sekitar tiga lagu yang dinyanyikan secara akustik. Untuk lagu kedua Apa Salahku, D’Masiv menggandeng penyanyi muda Danilla untuk berkolaborasi.

Chemistry suara antara Rian dan Danilla saat membawakan lagunya membuat nuansa lembut dan pesan lagunya akan kegalauan seseorang akan sebuah harapan palsu semakin terasa di penggemar yang hadir.

Sesi ini ditutup dengan lagu Jangan Menyerah, yang memiliki makna sangat dalam untuk setiap orang tetap berjuang dan jangan menyerah.

Sesi ketiga, D’Masiv kembali menggandeng musisi tanah air yang lebih didominasi musisi muda yang sedang digandrungi saat ini. Sebut saja, Qorygore, youtuber sekaligus rapper Indonesia yang berkolaborasi dalam Side by Side, lagu berbahasa inggris milik D’Masiv.

Selanjutnya, di lagu Esok kan Bahagia yang sebenarnya dinyanyikan bersama para vokalis lainnya, seperti Ariel Noah, Giring Nidji dan Momo Geisha. Untuk konser Dua Dekade D’Masiv melakukannya dengan V1mast, Baskara ‘Hindia’ dan Feby Putri.

Band Sore menjadi penutup dari rangkaian kolaborasi yang dilakukan D’Masiv untuk konser Dua Dekade. Memiliki kemiripan pada tipikal musik yang diusung, lagu berjudul Ingin Lekas Memelukmu Lagi yang dibawakan kedua band tersebut terasa klop dan enak dinikmati.

Selanjutnya, deretan lagu seperti Tak Bisa Hidup Tanpamu, Diantara Kalian, Merindukanmu, Semakin, Diam Tanpa Kata dan Cinta Ini Membunuhku mampu membuat membakar semangat masiver untuk ikut bernyanyi. Mengingat deretan lagu ini gambaran awal D’Masiv digandrungi dan dikenal luas penikmat musik.

Menjadikan ciri khas dari band yang memulai karirnya dari berbagai panggung festival. Sekaligus membuat D’Masiv berada dipuncak dan disejajarkan dengan band yang telah memiliki nama besar.

Dikatakan sebelumnya, D’Masiv sempat membawakan satu lagu dari mendiang Glenn Fredly berjudul Sedih Tak Berujung. Ini dilakukan band D’Masiv disela-sela mereka membawakan lagu-lagu pamungkasnya jelang ending konser mereka.