Art/Gallery

NA Arthouse Sukses Gelar Pameran The Collector’s Show: Artsy Gathering

65
×

NA Arthouse Sukses Gelar Pameran The Collector’s Show: Artsy Gathering

Share this article

LASAK.iDThe Collector’s Show: Artsy Gathering sebuah program pameran koleksi karya seni rupa dari NA Arthouse berhasil diselenggarakan pada 28-30 Agustus 2022 lalu.

Pameran ini menampilkan koleksi karya seni rupa dari kolektor seni rupa ternama Indonesia, seperti Axton Salim, Evelyn Halim, Irwan Mussry, Jose Dima Satria, Tom Tandio dan Tommy Sutomo. Para kolektor ini merupakan sebagian dari representasi dari sekian banyak kolektor dan pecinta seni rupa di Indonesia yang konsisten dalam mendukung dan mengapresiasi karya para seniman.

Kegiatan yang dikuratori oleh Maradita Sutantio menampilkan karya-karya inspiratif seniman Indonesia yang kiprahnya telah dikenal dan diakui di skena seni Indonesia maupun dunia. Para seniman tersebut antara lain Eko Nugroho, Heri Dono, Indieguerillas, Jumaldi Alfi, Elia Nurvista, Yunizar, I Nyoman Masriadi, Naufal Abshar dan Robi Dwi Antono.

Program “The Collector’s Show: Artsy Gathering” merupakan bentuk integrasi dan partisipasi NA Arthouse dalam salah satu kegiatan seni terbesar di Indonesia, Art Jakarta 2022. Sejalan dengan semangat Art Jakarta dalam memperkenalkan dunia seni di Indonesia, program ini ditujukan untuk menjadi suatu bentuk energi baik dalam menyebarkan semangat berkesenian kepada publik.

Naufal Abshar selaku pencetus NA Arthouse mengatakan bahwa penyelenggaraan program ini diharapkan dapat mendorong diskusi atas berbagai wacana terkait dunia seni rupa, terutama terkait proses mengoleksi karya seni yang didasarkan atas narasi, pertimbangan, sudut pandang yang beragam.

Dengan kata lain, program ini kedepannya dapat menjadi wadah yang baik untuk bertukar ilmu antar pelaku seni profesional (seniman, kurator, kolektor, akademisi atau gallerist) maupun bagi para pecinta seni yang baru ingin mendalami dunia seni rupa, seperti kolektor muda, seniman yang masih menempuh pendidikan, dan sebagainya.

Sehingga kedepannya, hubungan antara para pelaku seni rupa dapat bergerak semakin kondusif dan saling menginspirasi untuk mengembangkan proses kreatif berkesenian, terutama di Indonesia“, ucap Naufal Abshar.

Semoga kedepan bentuk-bentuk program seperti ini dapat tetap terselenggara dan dapat menjadi motor pendorong proses kreatif berkesenian bagi kita semua“, tutup Naufal Abshar.