Ads
Uncategorized

ARAI Gelar Kompetisi Rope Acces Berstandar Internasional

158
×

ARAI Gelar Kompetisi Rope Acces Berstandar Internasional

Share this article
  • WhatsApp Image 2018-10-23 at 3.32.39 PM
  • WhatsApp Image 2018-10-23 at 3.32.39 PM (1)

Lasak.id – Asosiasi Rope Access Indonesia (ARAI) menyelenggarakan Indonesia Rope Challaenge (IRC) 2018, pada 17 – 19 Oktober lalu. Kompetisi yang digelar di Balai Pelatihan K3 Kemnaker, Cempaka Putih, Jakarta ini adalah yang pertama dan bertaraf  internasional. ARAI merupakan mitra pemerintah yang selanjutnya diharapkan menjadi lembaga pemerhati, pengkaji dan pengembang kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja di ketinggian di Indonesia

Didukung oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker), IRC 2018 menyuguhkan sebuah kegiatan menarik di mana para teknisi atau pekerja di ketinggian berlomba menunjukkan kecakapannya mengaplikasikan teknik rope access sebagai alat bantu kerja yang produktif untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja di ketinggian. Rope Access merupakan metode akses menggunakan tali dan teknik memanjatuntuk menjangkau daerah-daerah sulit.

Ads
Scroll Bawah

IRC 2018 merupakan  bentuk dukungan ARAI  mensosialisasikan kebijakan dan program pemerintah di bidang pembinaan, pengendalian dan pengembangan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), khususnya Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI Nomor 9 Tahun 2016 tentang keselamatan dan kesehatan kerja dalam pekerjaan pada ketinggian. Kompetisi ini juga menunjukkan kepada masyarakat luas dan dunia internasional bahwa rope access di Indonesia telah berkembang dengan baik. ARAI sendiri merupakan asosiasi yang menaungi para penggiat, profesi, ahli, pembina dan wakil-wakil perusahaan yang peduli terhadap pekerjaan di ketinggian.

Sebagai kompetisi rope access perdana di Indonesia, IRC 2018 mendatangkan peserta dari negara tetangga, yaitu Malaysia dan Singapura serta tim-tim dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 15 tim, yang masing-masing terdiri dari 3 orangmengikuti kompetisi teknis “Pro Challenge”  dan  32 peserta perorangan mengikuti kompetisi “Speed Up Challenge”.

Selain kompetisi, dalam perhelatan IRC 2018 juga ada simposium yang akan dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, baik itu instruktur teknisi dan praktisi baik individu maupun kelompok dengan menghadirkan para pembicara yang ahli dalam bidang rope access. “Indonesia Rope Challenge merupakan lomba pertama di Indonesia di mana kami mengadopsi dari kejuaraan-kejuaraan serupa yang ada di luar negeri. Kami mencoba membuat di Indonesia agar ke depannya, mereka-mereka yang ingin mengikuti lomba di luar negeri sudah dapat melihat gambaran sistemasi lombanya serta peraturan dan teknik-teknik yang diterapkan, sehingga kami sangat berharap ada peserta dari Indonesia yang dapat ikut pertandingan serupa di mancanegara dan membawa bendera bangsa di kancah rope access internasional.” ujar Rivalinno Handoko, Ketua Umum ARAI.

Indonesia Rope Challenge

Tak sekedar kompetisi, IRC 2018  juga menjadi ajang berkumpul dan berbagi pengalaman seputar dunia rope access. “Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia juga memiliki event rope access yang patut diperhitungkan.” kata Tense Manalu, Event Director IRC 2018.

IRC 2018 menghadirkan juri-juri profesional dalam bidang rope access, seperti Rivalinno Handoko yang tercatat sebagai instruktur ARAI dan Industrial Rope Access Trade Association (IRATA), M. Omri Faez, Petzl PPE Trainer dari Malaysia, serta Afath dan Budi Rasuanto, instruktur IRATA. Para juri tersebut juga merupakan praktisi berpengalaman pada pekerjaan di ketinggian.

(Kurnia)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x